Ini Kemudahan Yang Diberikan BPJS Kesehatan di Masa AKB

Ini Kemudahan Yang Diberikan BPJS Kesehatan di Masa AKB
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Aktivitas masyarakat telah mulai berjalan normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan memasuki masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Pemkot Bandung telah menetapkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 37/2020 tentang pedoman pelaksanaan AKB dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Melihat kondisi saat ini, BPJS Kesehatan menerapkan kemudahan layanan masa AKB yang dapat dimanfaatkan langsung peserta tanpa ke kantor cabang. Layanan seperti pendaftaran peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) baru, perubahan data fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), alamat domisili, nomor handphone, dan alamat email, dan hak kelas rawat peserta PBPU, pemberian informasi dan penanganan pengaduan, dapat dilakukan melalui aplikasi mobile JKN.

“Selain layanan pendaftaran peserta mandiri baru, perubahan data, dan pemberian informasi dan penanganan pengaduan, peserta dapat mengakses fitur Konsultasi Dokter di Aplikasi Mobile JKN. Komunikasi dengan dokter FKTP melalui fitur ini akan sangat membantu peserta yang membutuhkan layanan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung Mokhamad Cucu Zakaria, Jumat (10/7/2020).

Secara teknis, dia menyampaikan bahwa peserta dapat menyampaikan keluhan dan konsultasi melalui chat dengan dokter dimana peserta tersebut terdaftar. Dokter di FKTP dapat memantau kondisi kesehatan pesertanya meskipun tanpa kontak langsung melalui Mobile JKN Faskes. Menurut dia, walau saat ini sudah masa AKB, namun masyarakat harus tetap waspada dan menghindari kemungkinan penularan Covid-19.

“Untuk di Kota Bandung, saat ini 25 FKTP telah menyelesaikan proses aktivasi Mobile JKN Faskes. Kami akan terus berupaya untuk memaksimalkan penerapan fitur ini di seluruh FKTP yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Bandung,” ucapnya.

Selain melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat mengakses kemudahan layanan melalui BPJS Kesehatan Layanan Chika, Layanan Vika dan Care Center 1500 400. Layanan yang belum dapat diakses melalui aplikasi mobile JKN seperti penambahan anggota keluarga peserta mandiri dan perubahan data seperti nama, nomor induk kependudukan, dan tanggal lahir, peserta dapat melakukan panggilan melalui care center 1500 400.

Saat ini kepesertaan JKN-KIS di Kota Bandung sebanyak 2.371.276 jiwa atau 95,60 persen dan telah bekerja sama dengan 40 FKRTL (29 rumah sakit dan 11 klinik utama) serta 203 FKTP (73 puskesmas, 98 klinik pratama, 18 dokter praktek perorangan (DPP),  dua dokter gigi, dan 12 klinik TNI dan Polri. (Yogo Triastopo)