Kota Bandung Lanjutkan Program Chikenisasi

Kota Bandung Lanjutkan Program Chikenisasi

INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial memastikan, program pemeliharaan anak ayam siswa di jenjang tingkat SD dan SMP atau chickenisasi akan terus berlanjut.

 

 

Dia bahkan telah menginstruksikan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar untuk memproduksi day old chicken (DOC) atau anak ayam.

 

 

“Dispangtan membeli pullet atau indukan yang kemudian dipelihara, bertelur dan ditetaskan. Nantinya anak ayam dibagikan," kata Oded.

 

 

Menurut dia, program ini adalah salah satu upaya Pemkot Bandung dalam membangun karakter warganya. Anak-anak diajarkan tentang kasih sayang terhadap mahluk, disiplin, hingga belajar mandiri.

 

 

"Tak disangka ternyata respon yang diterima oleh masyarakat sangat antusias. Tidak hanya dari anak-anak sekolah tapi juga dari kalangan dewasa," ucapnya.

 

Dia pun mengaku memanfaatkan sebagian lahan rumah dinasnya sebagai percontohan untuk beternak ayam. Dari 54 ekor ayam, menghasilkan sebanyak 30 sampai 40 butir telur.

 

“Kita harus menjadi orang yang cerdas, dengan adanya pandemi ini. Harus mengambil hikmah dan menjadi semangat untuk menciptakan ketahanan pangan,” ujar dia.

 

Di luar itu, Oded mencontohkan pengolahan dan pemanfaatan sampah rumah tangga Pendopo yang diolah petugas pengolahan sampah terpadu menjadi maggot dan pupuk.

 

 

“Pupuk organik cair (poc) maupun pupuk padat, itu dijadikan pupuk untuk bertanam,” jelasnya.

 

 

Hasil dari pupuk untuk bercocok tanam tersebut menghasilkan beberapa jenis sayuran.Sedangkan sampah yang telah diolah menjadi maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan. 

 

 

Sementara itu, Kadispangtan Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengaku telah siap melanjutkan program chickenisasi. Dia berharap, seluruh sekolah mendapat bantuan program tersebut.

 

 

“Tahap pertama, karena baru awal kita mencoba. Termasuk juga dari sisi produksi DOC-nya relatif terbatas. Jadi baru dilakukan di dua kecamatan. Nantinya akan dilaksanakan di seluruh kecamatan," kata Gin Gin.

 

 

Saat ini, disebut dia, Dispangtan Kota Bandung membelikan indukan dan menetaskan telurnya. Namun karena aktivitas sekolah belum berjalan, maka DOC yang akan disalurkan ke kelompok urban farming yang tersebar di kewilayahan. (Yogo Triastopo)