Segera, Gasibu dan Monumen Perjuangan Lebih Mudah Diakses Masyarkat

Segera, Gasibu dan Monumen Perjuangan Lebih Mudah Diakses Masyarkat
net

INILAH, Bandung - Sebagai salah satu identintas Jawa Barat, Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) dan Gasibu di Kota Bandung harus lebih mudah diakses dan dikenali oleh masyarkat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan mewujudkannya dengan melakukan revitalisasi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dalam merevitalisasi Gasibu pihaknya menampung aspirasi bupati dan wali kota. Di mana mereka menginginkan agar kian menonjolkan ciri khas Jawa Barat.

"Maka akan ada 27 tiang, masing-masing mewakili satu daerah. Sehingga kalau ke sini orang tahu ini tiang Majalengka dengan pola batik Majalengka dan keterangan Majalengka, kemudian Cianjur, Ciamis dan seterusnya," ujar Ridwan Kamil.

Menurut Ridwan Kamil, hal serupa terjadi pada revitalisasi Monumen Perjuangan yang menonjolkan atmosfer Jawa Barat. Terlebih selama ini taman tersebut tidak bisa diakses dengan baik oleh masyarakat.

"Kita perbaiki pelan-pelan untuk menjadikan ruang yang lebih terhormat. Kan sudah lama sekali tidak direvitalisasi. Targetnya insyaallah bisa dirasakan bulan Januari 2021," katanya.

Dia menilai, pada massa pandemi Covid-19 ini salah satu yang dapat menghidupkan ekonomi Jawa Barat adalah belanja pemerintah. Mengingat peluang ekspor, investasi dan daya beli sedang menurun. 

"Oleh karena itu kita coba dorong proyek pemerintah untuk terus bergerak. Salah satunya revitalisasi Gasibu yang memang sudah direncanakan. Diharapkan ini bisa menguatkan ekonomi lokal," katanya. 

Revitalisasi bernilai pagu Rp90 miliar tersebut, katanya, menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari katering, suplier, padat karya, dan pekerjaan lainnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jabar Boy Iman Nugerah, mengatakan ditargetkan revitalisasi Gasibu tuntas pada 2020 ini. Sedangkan untuk Monumen Perjuangan hanya sebagiannya dulu tahun ini. 

"Di Monju itu ada empat segmen. Jadi ada welcome plaza, ada griya kriya, ada festival plaza, dan ada monumen perjuangan. Untuk 2020 ini kita baru bisa mengerjakan Gasibu dan welcome plaza saja di Monju. Di welcome plaza nantinya ada taman plaza dan tugu pandang," katanya. 

Boy mengatakan progres pembangunan kedua proyek ini baru sekitar tujuh persen. Target secara kontraknya November tapi pihaknya menginhinkan September sudah selesai. (Rianto Nurdiansyah)