Begini Modus Anggota Gadungan TNI Ratusan Kali Begal di Bandung Raya

Begini Modus Anggota Gadungan TNI Ratusan Kali Begal di Bandung Raya

INILAH,Bandung – Dua pria yang nyaru sebagai anggota TNI, diringkus polisi. Mereka terlibat aksi ratusan pembegalan. Sudah berlangsung dua tahun, bagaimana modusnya?

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan menuturkan, kedua tersangka YS (42) dan SY (44), mengaku sudah melakukan aksinya sejak 2018. 

"Hasil pendataan sudah ada 136 TKP. Beroperasinya di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan KBB," kata Hendra di Mapolresta Bandung Soreang, Senin (13/7/2020).

Dari 136 TKP yang dilakukan oleh kedua pelaku, kata Hendra, baru ada 12 laporan polisi. Aksi pencurian dengan kekerasan ini dilakukan dengan menggunakan seragam TNI. 

Modusnya, lanjut Hendra, mereka membuntuti kendaraan niaga maupun pengangkut barang yang sudah melakukan transaksi. Setelah melihat kondisi dan situasi yang pas, kedua tersangka berpura-pura seolah tersenggol atau terserempet kendaraan tersebut. 

"Kemudian mereka meminta ganti dengan memaksa meminta uang atau mengambil uang yang dibawa oleh pengemudi kendaraan," ujarnya.

Kedua pelaku, kata dia, bahkan mengancam dengan menodongkan senjata api jenis air softgun. Bahkan mereka tak segan-segan melukai korban jika tak memberikan uang. 

"Dari pengakuan kedua pelaku, paling sedikit saat melancarkan aksinya bisa mendapat Rp2 juta. Bahkan pernah mendapat Rp40 juta," katanya. 

Dikatakan Hendra, kedua tersangka memilih waktu malam hari untuk melancarkan aksinya. Hal ini dilakukan agar senjata api airsoftgun yang sudah tidak berfungsi tersebut tidak ketahuan. Terlebih seragam loreng khas TNI yang mereka gunakan sudah lusuh. 

"Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," katanya.  (rd dani r nugraha)