Esteban Vizcarra Keberatan Soal Opsi Pemotongan Gaji

Esteban Vizcarra Keberatan Soal Opsi Pemotongan Gaji
Gelandang Persib Bandung Esteban Vizcarra. (Dok InilahKoran)

INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Esteban Vizcarra menunjukan keberatannya dengan keputusan PSSI mengenai gaji dalam menghadapi lanjutan Liga 1 2020. 

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) terbaru bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020, PSSI menetapkan negosiasi gaji di kisaran 50% untuk Liga 1 dan 60% untuk Liga 2.

Disebutkan pula gaji tak boleh berada di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Aturan itu akan berlaku satu bulan sebelum kompetisi hingga selesai.

"Keputusan itu berat untuk kita. Berat karena kita sudah mulai pertandingan. Tapi kita masih bicara dan meeting. Semoga semuanya normal, tidak ada potongan," harap Vizcarra di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung. 

Pemain naturalisasi asal Argentina ini memahami potongan gaji diberlakukan karena saat ini pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia belum berakhir. Bahkan beberapa daerah masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Kita tahu dunia ini sulit karena virus itu (Corona) dan semua rugi. Tapi mudah-mudahan ruginya tidak terlalu besar buat kita, karena sekarang ruginya terlalu berat. Solusinya kita tidak tahu bagaimana," tuturnya. 

Meski demikian, Vizcarra mengaku sedikit lega lantaran tim akan segera memulai latihan bersama. Ini menjadi harapannya selama ini, lantaran sudah hampir empat bulan sesi latihan dilakukan secara mandiri. 

"Kalau latihan sendiri, susah. Beda kalau latihan sama tim," katanya.

Vizcarra pun mengaku sudah tak sabar untuk menjalani latihan tersebut. Bahkan pemilik nomor punggung 9 ini mengaku kondisi fisiknya dalam keadaan prima. 

"Kita ingin cepat mulai juga kompetisi. Susah ya latihan sendiri di rumah. Kita ingin kumpul semua, latihan dan main. Kita sudah kangen untuk main," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)