Lagi, Tenaga Medis di Garut Positif Covid-19

Lagi, Tenaga Medis di Garut Positif Covid-19

INILAH, Garut- Jumlah tenaga medis terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut kembali bertambah menjadi sebanyak lima orang. 

Hal itu menyusul dikonfirmasinya seorang tenaga medis perempuan berusia 24 tahun asal Kecamatan Banyuresmi, Senin (13/7/2020). 
"Saat ini, Tim sedang melakukan penjemputan yang bersangkutan untuk dirawat di RSU dr Slamet Garut," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Senin malam.

Seperti halnya kasus baru positif Covid-19 sebelumnya yang bertugas di Puskesmas Cempaka Kecamatan Karangpawitan yang dijemput ke RSU dr Slamet Garut pada Minggu (12/7/2020), diduga pasien positif asal Kecamatan Banyuresmi (KC-28) yang bertugas di Puskesmas Banyuresmi pun terpapar virus melalui penularan lokal/transmisi lokal.

Yeni menyebutkan, menyusul temuan kasus positif Covid-19 pada kedua tenaga medis tersebut, pelayanan kesehatan di Puskesmas Cempaka Karangpawitan maupun Puskesmas Banyuresmi dihentikan sementara waktu.

Sebelumnya Wabup Garut Helmi Budiman menyayangkan lamanya hasil swab tes Covid-19 di Laboratorium Kesehatan di luar Garut, seperti halnya hasil swab tes dari KC-18 itu.

"Hasilnya baru hari ini. Padahal diperiksanya tanggal 15 Juni 2020, dan sekarang sudah tanggal 13 Juli 2020. Hampir satu bulan. Ini yang mencemaskan semuanya, menunggu hasil yang lama," sesalnya.

Sayangnya, diakui Helmi, kendati Garut sudah memiliki alat swab tes Covid-19 metode PCR namun hanya bisa melayani pasien yang masuk RSU dr Slamet Garut. Alat tersebut mencukupi kebutuhan tracking dan tracing. 

Dengan adanya temuan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Banyuresmi tersebut maka hingga saat ini, jumlah tenaga medis di Garut terpapar Covid-19 bertambah menjadi lima orang. Dua di antaranya masih dirawat di RSU dr Slamet Garut, yakni KC-27, dan KC-28. Sedangkan tiga orang positif Covid-19 lainnya dinyatakan sudah sembuh, yakni perempuan berusia 35 tahun asal Kecamatan Garut Kota (KC-02), perempuan berusia 47 tahun asal Kecamatan Garut Kota (KC-07), dan lelaki berusia 26 tahun asal Kecamatan Cisurupan (KC-11).(zainulmukhtar)