AKB Covid-19, Diskanak Tak Libatkan Mahasiswa IPB untuk Mengecek Hewan Kurban

AKB Covid-19, Diskanak Tak Libatkan Mahasiswa IPB untuk Mengecek Hewan Kurban
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor akan melibatkan masyarakat terutama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk  menjamin pelaksanaan protokol kesehatan pemotongan hewan kurban secara mandiri di Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Guna mengantisipasi wabah virus corona dan adaptasi kebiasaan baru (AKB), untuk pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban itu kini tidak melibatkan mahasiswa maupun dosen Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Kami akan melakukan sosialisasi kepada pengurus DKM agar mereka menjamin pelaksanaan protokol kesehatan pemotongan hewan kurban secara mandiri. Hal ini kami lakukan karena kami hanya memiliki 96 orang petugas penyuluh sementara jumlah kecamatan ada 40 dan desa serta kelurahan ada 437," kata Kepala Diskanak Kabupaten Bogor Oetje Soebagdja kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Dia menjelaskan, dikarenakan saat ini masih pandemi Covid-19 maka pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban pada tahun ini tidak dibantu mahasiswa.

"Tahun-tahun sebelumnya kami selalu dibantu teman-teman mahasiswa dan dosen IPB untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan qurban, tahun ini kami hanya dibantu pengurus DKM saja," terangnya.

Sementara itu, Kabid Keswan Kesmavet Diskanak Prihartini menyebutkan untuk masyarakat yang tinggal di kecamatan atau wilayah yang dekat rumah pemotongan hewan (RPH) disarankan proses pemotongan dilakukan di RPH tersebut.

"Saat ini Kabupaten Bogor punya 3 RPH yaitu di Kecamatan Cibinong, Jonggol dan Dramaga hingga kami menyarankan untuk hewan qurban sapi dan kerbau pemotongan dan pengemasan hewan qurbannya dilakukan di RPH, selain itu kami meminta agar pengurus DKM mengatur penyaluran daging hewan qurban kepada para penerima hingga tudak ada antrian," sambungnya. (Reza Zurifwan)