Begini Kata Polisi Soal Penyebab Lakalantas Bus Cipularang

Begini Kata Polisi Soal Penyebab Lakalantas Bus Cipularang

INILAH, Purwakarta - Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri,  Irjen Refdi Andri, menyempatkan diri menyambangi RSU MH Thamrin Purwakarta, tempat para korban kecelakaan bus di Cipularang dirawat.

Dalam kesempatan itu, Refdi turut menyampaikan pernyataan mengenai insiden tersebut. Dia mengaku, saat ini jajarannya masih mendalami untuk mencari tahu penyebab pasti kecelakaan tunggal yang menewaskan 7 penumpang itu.

"Kami telah melakukan penyelidikan pertama di lokasi kejadian, termasuk menurunkan Tim Road Accident Rescue-Traffic Accident Analysis (RAR-TAA)," ujar Refdi kepada INILAH di RSU MH Thamrin Purwakarta.

Refdi mengaku, sampai saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan tunggal ini. Mengingat, informasi yang diterimanya, baik dari penumpang maupun sopir bus tersebut masih dangkal.

"Kami masih melakukan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebabnya. Kami akan dalami semuanya, baik itu sopirnya, kelayakan kendaraanya, maupun kondisi jalannya. Mengingat, kejadian cuaca sedang hujan gerimis," kata dia.

Dia memastikan, hasil identifikasi ini bisa diketahui dalam kurung waktu 1x24 jam. Apalagi, pihaknya juga turut menurunkan alat TAA untuk mendalami kasus kecelakaan ini.

"Alat TAA ini, akurasinya sangat tinggi. Tingkat keakuratannya mendekati 99persen. Dengan alat ini nanti bisa diketahui kondisi sebelum, saat dan setelah kejadian. Dengan begitu, penyebab kecelakaan ini bisa disimpulkan nantinya," tambah dia.

Terkait sopir yang saat ini terbaring di RS Rama Hadi Purwakarta, pihaknya pun belum bisa menggali keterangan mendalam soal kecelakaan ini. Karena, yang bersangkutan mengalami luka berat. "Untuk sopir, statusnya masih saksi," pungkasnya.

Loading...