Soal Sanksi Masker Kota Bandung Tunggu Intruksi Pemprov Jabar

Soal Sanksi Masker Kota Bandung Tunggu Intruksi Pemprov Jabar
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengaku masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penerapan sanksi berupa denda yang diberikan kepada warga tidak menggunakan masker. 

"Ini sebagai bentuk kasih sayang pemerintah kepada masyarakatnya, agar warga sadar untuk selalu menggunakan masker. Orientasi kita bukan mencari denda, akan tetapi ada kesadaran yang meningkat," kata Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (14/7/2020). 

Menurutnya, Pemkot Bandung sekarang ini tengah menunggu regulasi dari Pemprov Jawa Barat terkait teknis pelaksanaan denda masker. Namun berharap tidak ada warga yang sampai dikenai sanksi. 

"Saya berharap tidak ada pemberlakuan denda pun, masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi dalam menggunakan masker. Dan sekali lagi, bukan mencari uang, tetapi membangun kesadaran untuk kepentingan kita bersama," ucapnya. 

Dia menambahkan, Pemkot saat ini masih berpedoman kepada petunjuk dan sanksi yang tertuang salam Peraturan Wali (Perwal) Kota Nomor 37 Tahun 2010 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung. 

"Kalau berpedoman kepada Perwal itu, saya melihat belum ada pasal atau ayat yang menerapkan sanksi berupa denda kepada warga yang tidak menggunakan masker di luar ruangan atau di tempat umum. Ada pun sanksi berupa sanksi administratif," ujar dia. 

Diketahui, Pemprov Jabar telah mengeluarkan kebijakan untuk memberikan sanksi berupa denda hingga Rp150.000 kepada warga masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker. Kebijakan itu akan diterapkan pada 27 Juli mendatang. (Yogo Triastopo)