SMA Pasundan 3 Bandung, Sekolah Unggulan Religi dan Seni

SMA Pasundan 3 Bandung, Sekolah Unggulan Religi dan Seni
Suasana pendaftaran di sekretariat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Pasundan 3, Jalan Kebonjati 31, Kota Bandung. (istimewa)

INILAH, Bandung - Meski Covid-19 masih “merajalela” di seluruh dunia, bahkan di Indonesia, dan ada kemungkinan proses belajar mengajar (PBM) akan tetap melalui daring/online hingga akhir tahun 2020, tahun ini SMA Pasundan 3 Kota Bandung telah berhasil “menjaring” tak kurang dari 250 calon siswa yang mendaftar. Hal itu berarti, pendaftar tahun ini lebih meningkat dibanding tahun lalu.

“Ya, dari tahun ke tahun jumlah siswa di SMA Pasundan 3 Bandung ini terus ada peningkatan. Jumlah 250 yang tadi disebutkan itu  per tanggal 10 Juli 2020. Nanti akan diformasikan 1 IPA unggulan, 2 IPA reguler, 4 IPS regular, sementara targetnya ingin sembilan kelas,” ujar Hendra Yulianto, S.T., M.M., Wakasek Bidang Kesiswaan SMA Pasundan 3 Bandung, saat ditemui di sekretariat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Pasundan 3, Jalan Kebonjati No. 31, Kota Bandung.

Sama dengan tahun ajaran sebelumnya (2019/2020), tahun ajaran 2020/2021 sekarang ini SMA Pasundan 3 Bandung membuka Kelas Unggulan Tahfiz Quran, yang tahun kemarin diresmikan Dr. (HC) Ahmad Heryawan, Lc., M.Si, dengan dihadiri dan disaksikan oleh Sekjen Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan Dr. Heri Erlangga, S.Sos., M.Pd. dan Kepala SMA Pasundan 3 Bandung Solihin, S.Pd., M.M., beserta para Wakasek, guru-guru, dan  para siswa di sekolah itu.

Dalam pidato sambutannya ketika itu, mantan Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Aher menandaskan pentingnya kita menuntut ilmu, karena kunci kesuksesan sesungguhnya berawal dari ilmu pengetahuan. Meskipun begitu, lanjut Aher, tak cukup dengan ilmu pengetahuan keduniawian saja, kita pun harus mengejar ilmu akhirat.

“Karena itu, saya merasa bersyukur dan menyambut baik dengan dibukanya kelas unggulan hafidz Qur’an di SMA Pasundan 3 Bandung ini,” kata Ahmad Heryawan, waktu meresmikan Kelas Unggulan Hafiz Quran di kampus SMA Pasundan 3 Bandung.

Dengan adanya kelas unggulan Tahfiz Quran tersebut, terbukti kemudian SMA Pasundan 3 Bandung menjadi kian berprestasi dalam bidang keagamaan. Salah satunya meraih juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMA se-Kota Bandung. “Karena itu, dan juga karena animo dari masyarakat sangat baik, sekolah kami untuk tahun ini membuka kembali Kelas Unggulan Tahfiz Quran angkatan kedua,” ujar Hendra Yulianto.

“Membina siswa untuk jadi pintar itu mudah, yang berat itu menjadikan murid mempunyai akhlak yang mulia. Di sekolah ini, iman dan takwa jadi pondasi karakter siswa. Dengan adanya kelas unggulan hafiz Quran, diharapkan SMA Pasundan 3 Bandung ini bisa lebih memusatkan pendidikan keagamaan,” ujar Kepala SMA Pasundan 3 Bandung Solihin.

Selain menjuarai MTQ dan lomba debat tingkat SMA se-Kota Bandung, SMA Pasundan 3 Bandung juga terkenal dengan sebutan “Sekolah Unggulan Religi dan Seni Berprestasi”. Tak heran, karena di sekolah ini terdapat ekstrakurikuler teater (Teater Senapati) yang sangat berpengalaman pentas di luar sekolah, dan seringkali menjuarai festival. Setiap bulan Ramadan, Teater Senapati sering mementaskan drama religi musikal Sunda “Kasidah Cinta” (dengan berbagai episode) karya sutradara Rosyid E. Abby (sejak 2006, kecuali untuk tahun ini tidak pentas karena terhalang Covid-19).

“Selain ekskul teater, ekskul lainnya yang ada di sekolah ini, sama-sama berprestasi. Di antaranya Pramuka, Paskibraka, Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Palang Merah Remaja (PMR), Pencak Silat, Tari, Videografi, Japannis Club, Speech Contest, Band Pasti, dan sebagainya. Bahkan Pramuka di SMA Pasundan 3 Bandung ini menyelenggarakan lomba ketangkasan penggalang se-Bandung Raya,” tandas Hendra Yulianto. (ghiok riswoto)