DAK SD Proyek Fisik Kabupaten Cirebon Tembus Rp21 Miliar

DAK SD Proyek Fisik Kabupaten Cirebon Tembus Rp21 Miliar
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Cirebon akan menerima bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk meningkatkan mutu sarana dan prasarana belajar. Pada 2020 ini, besaran anggarannya mencapai Rp21.423.200.000.

Untuk itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengingatkan kepada para pengguna anggaran agar bisa mengunakan anggaran tersebut dengan baik. Dia juga meminta kepada para sekolah untuk transparan dalam penggunaan anggaran ini.

“Harus transparan dalam menggunakan anggaran ini. Pokoknya jangan sampai aja penyimpangan," kata Imron, Kamis (16/7/2020).

Dengan transparannya penggunaan anggaran, dia menyebutkan para penggunaan anggaran tidak lagi harus takut. Terutama, saat didatangi oknum-oknum yang menanyakan proses pembangunan yang sedang dilakukan. Sebab, biasanya cukup banyak oknum-oknum yang datang dan mencari-cari kesalahan.

“Para oknum itu biasanya cari-cari kesalahan, apalagi kalau penggunaannya salah. Oleh karena itu, harus transparan. Kalau penggunaannya benar, kenapa harus takut kalau ada yang datang menanyakan proses penggunaan anggaran tersebut,” ungkapnya.

Menurut Imron, pendidikan merupakan salah satu bidang yang paling sentral untuk bisa mendorong kemajuan sebuah daerah. Dia pun mengakui salah satu program yang paling ditekankan dalam masa kepemimpinannya yakni masalah pendidikan.

“Untuk bisa mengelola potensi dengan baik, dibutuhkan SDM yang berkualitas. Melalui pendidikan inilah, SDM di Kabupaten Cirebon akan lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Ronianto mengatakan adanya DAK bertujuan untuk mewujudkan standar sarana dan prasarana belajar yang ada. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sarana dan prasarana belajar tersebut, bisa sesuai dengan standar pendidikan nasional.

Ronianto nenambahkan, anggaran DAK yang alokasinya mencapai Rp21 miliar itu akan digunakan untuk berbagai kebutuhan fisik sekolah. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan seperti rehabilitasi prasarana belajar, rehabilitasi perpustakaan, rehabilitasi ruang guru dan sekolah, pembangunan ruang kelas baru dan pembangunan toilet siswa dan guru.

“Adanya DAK ini, bertujuan agar sarana dan prasarana belajar, sesuai dengan standar pendidikan nasional,” tukasnya. (Maman Suharman)