Hanya Lima yang Berfungsi, Diskar Kota Bandung Siapkan Hydrant Kering

Hanya Lima yang Berfungsi, Diskar Kota Bandung Siapkan Hydrant Kering
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan, dari 250 hydrant yang tersebar di Kota Kembang hanya lima titik yang berfungsi.

Kelima hydrant tersebut berada di kawasan Jalan Supratman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Cikapayang, Jalan Ir H Djuanda, dan Jalan Buahbatu.

"Sejak saya menjabat, kondisinya memang sudah seperti itu. Sebagian sudah tidak berfungsi" kata Dadang di Balai Kota Bandung, Kamis (16/7/2020).

Meski demikian, dia menuturkan tak menjadi soal. Sebab, Diskar PB Kota Bandung memiliki sebanyak 30 unit kendaraan pancar yang secara bergilir mengambil air dari lima hydrant tersebut.

Selain itu, pemerintah kota saat ini tengah berupaya membuat hydrant kering di lokasi kawasan padat penduduk. Hal itu untuk mempermudah proses pemadaman bila terjadi kebakaran.

"Idealnya, di setiap kecamatan itu memiliki hydrant kering terutama kawasan padat penduduk. Tetapi, di tahun ini sepertinya belum bisa kita realisasikan. Mudah-mudahan bisa secepatnya," ucapnya.

Di lain sisi, Dadang menyebut adanya penurunan jumlah angka kebakaran di 2020. Dari total bencana tersebut, lebih dari setengahnya berhasil dipadamkan warga masyarakat.

"Kasus kebakaran di 2019, tercatat ada 272,dan sampai bulan Juli 2020 ini ada 89 kasus. Saat ini warga memiliki kesadaran cukup tinggi termasuk adanya kelurahan siaga kebakaran," ujar dia.

Dia menambahkan, 60 kasus kebakaran di 2019 dipicu banyaknya pihak yang membakar sampah di lahan terbuka. Hal itu menyebabkan api merambat ke media lain yang ada disekitarnya.

"Kita berharap minimal di tingkat RT atau RW memiliki APAR (alat pemadam api ringan) supaya saat terjadi kebakaran bisa langsung melakukan tindakan dengan mematikan api," tandasnya. (Yogo Triastopo)