Terkena Proyek Pemerintah, Lahan Milik PT Hayako Dieksekusi

Terkena Proyek Pemerintah, Lahan Milik PT Hayako Dieksekusi
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Ngamprah - Terkena proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), lahan seluas 1.000 meter persegi lebih di Kampung Asrama, Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dieksekusi PN Bale Bandung.

Berdasarkan pantauan, Kamis (16/7/2020) proses eksekusi berjalan lancar walaupun awalnya ada penolakan dari tim kuasa hukum pemilik tanah. Lahan yang ditempati PT Hayako tersebut dieksekusi untuk kepentingan negara yakni terkena jalur KCIC.

Panitera PN Bale Bandung Dandry Purnama mengatakan, lahan milik PT Hayako yang dieksekusi ini sudah sesuai dengan penetapan pengadilan, dan akan digunakan untuk kepentingan umum atau kepentingan pemerintah.

"Kalau memang akan mengajukan keberata atau gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) silakan," katanya di sela-sela eksekusi.

Misalnya, Dandry menyebutkan, jika dalam prosesnya ada tata cara verifikasi pengadaan tanah, tata cara musyawah, dan lainnya  ada kesalahan, hukum tidak melarang pihak yang berkepentingan untuk mengajukan gugatan.

"Tapi sebenarnya, kita sudah memberikan kesempatan kepada para termohon yang tanahnya digunakan untuk kepentingan negara, dan keberatan mengenai masalah ganti rugi prosesnya sudah dilalui. Makanya, eksekusi ini merupakan langkah terakhir. Jika masih keberatan silakan ada jalur hukumnya," ujarnya. (Ahmad Sayuti)