Persib Pilih Bungkam soal Tunggakan Subsidi Liga 1

Persib Pilih Bungkam soal Tunggakan Subsidi Liga 1

INILAH, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar ogah mengomentari soal subsidi yang belum dibayarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Padahal tunggakan itu sudah terjadi sejak April 2020. 

Bahkan Borneo FC secara terang-terangan mengungkapkan kekesalannya kepada operator Liga 1 2020 itu lantaran subsidi yang dijanjikan tak kunjung didapatkan.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein mengatakan PT LIB sudah menunggak subsidi selama tiga bulan. Terakhir subsidi itu didapatkan pada Februari dan Maret 2020. 

Nabil mengaku sudah menagih dana tersebut, namun hingga saat ini tidak ada jawaban yang dilontarkan PT LIB. Termasuk dengan penjelasan alasan tunggakan yang dilakukan.

Nabil pun meminta PT LIB untuk segera melunasi subsidi yang ditunggak. Pasalnya, Borneo FC membutuhkan dana kontribusi mengingat minim pemasukan selama kompetisi vakum.

Menyikapi hal itu, Umuh Muchtar tidak bisa memberikan komentarnya. Dia mengaku tidak tahu-menahu mengenai tunggakan subsidi PT LIB. 

"Belum ada pemberitahuan soal subsidi untuk klub karena kita juga tidak berpikir soal itu," kata Umuh di Markas Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (16/7/2020). 

Umuh mengaku hanya mengetahui bahwa Liga 1 2020 yang sempat ditunda pada pertengahan Maret, akan segera dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang. 

"Sampai saat ini kita hanya diberi instruksi, kalau pertandingan mulai Oktober. Persib juga belum pada kumpul," pungkasnya.

Sebelum Liga 1 2020 ditangguhkan pada Maret lalu, PT LIB mengucurkan Rp5,2 miliar untuk mensubsidi 16 dari 18 peserta. Dua klub lainnya, Persiraja Banda Aceh dan Persipura Jayapura, mendapatkan perlakuan khusus dari PT LIB. Kedua klub itu diberikan subsidi sebesar Rp5,7 miliar.(Muhammad Ginanjar)