Persib Keberatan Mengenai Syarat Ketat Pemerintah di Liga 1 2020

Persib Keberatan Mengenai Syarat Ketat Pemerintah di Liga 1 2020
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar menunjukan keberatannya mengenai syarat ketat pemerintah untuk bisa melanjutkan Liga 1 2020.

Melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, pihak yang akan terlibat di area pertandingan seperti pemain hingga wasit diharuskan menjalani swab test PCR (Polymerase Chain Reaction), bukan rapid test.

Bahkan, menurutnya swab test PCR itu tidak hanya dilakukan satu kali. Melainkan harus dilakukan beberapa kali selama Liga 1 2020 berlangsung demi menghindari paparan Covid-19.

Umuh mengatakan aturan ini sangat memberatkan para tim. Menurut Umuh, tidak mudah untuk bisa melaksanakan swab test PCR secara berkelanjutan ini.

"Kalau setiap pertandingan harus terus menerus dites, capek. Tidak mungkin bisa begitu," kata Umuh di Markas Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (16/7/2020).

Tak hanya itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga meminta setiap tim untuk menjalani karantina usai dinyatakan negatif Covid-19. Artinya tidak diperbolehkan berhubungan dengan orang lain diluar tim.

"Kalau mau karantina, dimana karantinanya," kata Umuh.

Meski demikian, Umuh akan menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI mengenai aturan yang dilontarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Yang terpenting baginya Liga 1 2020 bisa berjalan aman dan lancar.

"Saya serahkan pada keputusan PSSI dan kita dukung. Yang jelas nomor satu, sama-sama enak," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)