Ini Sikap I Made Wirawan Mengenai Syarat Ketat di Liga 1 2020

Ini Sikap I Made Wirawan Mengenai Syarat Ketat di Liga 1 2020
Foto: Muhammad Ginanjar

INILAH, Bandung - Kiper Persib Bandung I Made Wirawan ogah mengomentari mengenai syarat ketat pemerintah untuk bisa melanjutkan Liga 1 2020.

Melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, pihak yang akan terlibat di area pertandingan seperti pemain hingga wasit diharuskan menjalani swab test PCR (Polymerase Chain Reaction), bukan rapid test.

Bahkan, menurutnya swab test PCR itu tidak hanya dilakukan satu kali. Melainkan harus dilakukan beberapa kali selama Liga 1 2020 berlangsung demi menghindari paparan Covid-19.

Tak hanya itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga meminta setiap tim untuk menjalani karantina usai dinyatakan negatif Covid-19. Artinya tidak diperbolehkan berhubungan dengan orang lain diluar tim.

Menurut Made, syarat yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini masih hanya sekadar wacana. Karena itu, dia tak ingin memberikan pendapatnya.

"Kalau masih batas wacana, saya belum bisa komentar. Kalau sudah ada keputusan baru bisa komentar," tegas Made di Markas Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (16/7/2020).

Sejauh ini, kiper asal Bali ini mengaku masih fokus berlatih meski hanya dilakukan secara mandiri. Menurutnya tidak ada alasan untuk berleha-leha lantaran Liga 1 2020 sudah diputuskan untuk dilanjutkan 1 Oktober mendatang.

"Sekarang masih latihan sendiri dan masih menjalani program mandiri. Paling sisanya habisin waktu sama keluarga, anak," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)