Duh... Odin Sekeluarga Tempati Rumah di Pinggir Kandang Kerbau

Duh... Odin Sekeluarga Tempati Rumah di Pinggir Kandang Kerbau
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Karena keterbatasan ekonomi, Odin (49) beserta keluarganya warga Kampung Kelepu RT 2 RW 4 Desa Sindangsari Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung terpaksa tetap menempati rumah tidak layak huni (Rutilahu) miliknya.

Rumah panggung yang berada disamping kandang kerbau itu kondisinya sangat memprihatinkan. Terlebih, jika hujan tiba air dengan mudah masuk hampir kesemua bagian rumah berukuran kurang lebih 3x6 meter persegi itu.

"Rumah ini dibangun sekitar 15 tahun lalu. Karena rumah panggung berdinding bilik sudah lapuk, dinding dan atap bocor dimana-mana. Kalau hujan air yah masuk ke dalam rumah, tapi karena enggak ada biaya keluarga ini tetap menempati rumah yang nyaris rubuh itu," kata Ujang Nurjaman (34) salah seorang relawan warga Kecamatan Paseh, Kamis (16/7/2020).

Ujang menuturkan, sehari-hari Odin bekerja sebagai buruh serabutan. Dengan penghasilan rata rata sekitar Rp30 ribu per hari. Sehingga, jangankan untuk memperbaiki atau membangun ulang rumahnya. Untuk makan sehari hari sekeluarga saja sangat sulit. Sayangnya, meski tergolong keluarga tidak mampu, selama ini rumah Odin yang masuk katagori Rutilahu itu tak pernah mendapatkan bantuan perbaikan.

"Sebenarnya kalau yang datang mendata dan memotret rumah ini sudah sering. Tapi sayangnya bantuan enggak pernah ada realisasi. Kasihan keluarga ini, cuma diberikan janji janji manis saja, sedangkan bantuanya enggak pernah ada. Bahkan pernah suatu hari saya datang ke Disperkimtan menanyakan bantuan Rutilahu untuk keluarga ini, jawabannya katanya dari bawah sudah diajukan atau belum," ujarnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui pemerintahan dibawahnya, bisa memberikan bantuan untuk perbaikan Rutilahu. Karena keadaan rumah tersebut sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk ditempati. Apalagi, rumah itu ditempati Odin bersama istri bersama tiga anaknya yang masih kecil.

"Saya harap ada bantuan untuk keluarga ini. Baik itu dari pemerintah ataupun dari dermawan yang terketuk hatinya dengan penderitaan mereka ini," katanya. (Dani R Nugraha)