Bantu Warga Terdampak Pandemi, IIPG Berikan Sembako dan Makanan Siap Saji

Bantu Warga Terdampak Pandemi, IIPG Berikan Sembako dan Makanan Siap Saji
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Partai Golongan Karya (Golkar) ikut andil dalam penanggulangan dampak Covid-19 dengan menyalurkan paket sembako kepada warga yang terdampak pandemi. Hingga kini, paket sembako yang sudah diserahkan partai berlambang pohon beringin itu sudah mencapai 1,2 juta paket.

Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga mengatakan, pihaknya membagikan sembako dan makanan siap saji. Selain itu, pihaknya membawa alat cuci tangan yang memang untuk digunakan kepada masyarakat luas dan digunakan di dua titik.

"Itu memang kita serahkan kepada ketua IIPG Bandung dan Jawa Barat, dengan harapan semoga dapat berguna untuk masyarakat luas memakai cuci tangan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," tambah Yanti, Jumat (17/7/2020).

Dia menambahkan, pihaknya baru kali pertama pergi ke luar kota yakni ke Bandung. Dimana dirinya ingin sekali bertemu dengan IIPG yang ada di Bandung dan Jawa Barat ini.

"Kami ingin sekali bisa dapat hadir ke beberapa daerah saudara-saudara kami ikatan isteri ini seluruh Indonesia dengan doa. Harapan saling mendoakan antara kita semua semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita semoga diberi kesehatan keluarga kita dan seluruh rakyat Indonesia," imbuhnya.

Dia mengimbau masyarakat Jabar harus mencuci tangan yang baik dan benar, selalu menggunakan masker serta menjaga jarak dengan anjuran pemerintah yang berlaku.

Sementaram Bendahara Umum DPG Partai Golkar Jabar Djoko S Roespinoedji didampingi istri Rini Anindita sangat mendukung kegiatan dari PP IIPG dalam melakukan silaturahmi, pembagian sembako termasuk sosialisasi adaptasi kebiasaan baru.

Djoko menyebutkan, kegiatan ini sebagai upaya PP IIPG mempererat tali silaturahmi. Di samping itu, meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi. Termasuk agar masyarakat semakin sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga lingkungan, pergaulan sosial, terlebih dalam aplikasi adaptasi kebiasaan baru. (Okky Adiana)