Tingkatkan Produksi Sapi Perah, Frisian Flag Indonesia Renovasi Kandang Peternak

Tingkatkan Produksi Sapi Perah, Frisian Flag Indonesia Renovasi Kandang Peternak
istimewa

INILAH, Bandung-PT Frisian Flag Indonesia (FFI) saat ini tengah menjalankan program renovasi kandang bagi para peternak sapi perah di Lembang dan Pangalengan, Jawa Barat.

Program ini digelar untuk membantu para peternak yang merupakan mitra FFI dalam menyediakan produk – produk bergizi untuk memiliki kandang ideal yang lebih nyaman dan higienis bagi sapi perah ternaknya agar dapat meningkatkan produktivitas susu sapi.

Memiliki kandang yang baik dan sesuai standar adalah syarat penting bagi kenyamanan peternak dan sapi perah, karena kandang berfungsi sebagai rumah bagi ternak dan sarana untuk melakukan berbagai aktivitas produksi lainnya.

Syarat kandang yang baik ditentukan oleh pemilihan lokasi, tata letak, konstruksi, bahan, sirkulasi udara dan perlengkapan kandang. Saat ini sebagian besar kondisi kandang sapi perah di Indonesia belum memenuhi syarat-syarat tersebut. Selain karena faktor pengetahuan, biaya yang cukup besar untuk membangun kandang yang baik juga menjadi tantangan peternak.

Project Manager DDP & FDOV PT Frisian Flag Indonesia, Akhmad Sawaldi menyatakan Program Renovasi Kandang dari FFI mengacu pada Good Dairy Farming Practice (GDFP) yang diterapkan oleh FrieslandCampina di seluruh dunia. Program ini dimaksudkan untuk membantu peternak sapi perah menghadapi tantangan menyamankan sapi perah dan memudahkan pekerjaan peternak di kandang menjadi lebih ringan, karena dengan meningkatkan kenyamanan sapi perah sehingga menghasilkan produktivitas sapi yang lebih baik.

“Program Renovasi Kandang dari FFI memiliki empat tujuan, yakni memperbaiki kondisi kandang, meningkatkan kenyamanan sapi perah, meningkatkan produktivitas ternak, serta menjadikan peternak dan kandangnya sebagai contoh bagi peternak sapi perah lainnya,” ujar Akhmad dalam siaran persnya, Senin (20/7/2020).

Lebih lanjut Akhmad menjelaskan bagian-bagian kandang apa saja yang mendapat perhatian dalam program renovasi ini.

  • Struktur kandang

Bagian atap bangunan kandang tidak boleh menghalangi pencahayaan ke dalam kandang tetapi juga tidak membuat kandang menjadi panas dan harus memiliki ventilasi yang baik untuk sirkulasi udara. Dengan demikian kandang menjadi lebih sehat dan nyaman bagi sapi perah ternak.

  • Tempat pakan ternak

Dibuat lebih rendah agar memudahkan proses makan, berbaring, berdiri ternak seperti di alam luar dan mudah untuk dibersihkan. Untuk tempat minum juga dibuat secara otomatis agar sapi perah ternak dapat minum kapan saja.

  • Lantai kandang

Dibuat lebih pendek dengan kontur lantai agak miring sehingga air tidak tergenang dan mengalir dengan lancar.

Salah satu anggota peternak dari Koperasi KPSBU Lembang peserta Program Renovasi Kandang dari FFI, Alit Ruhiyat, mengakui program ini memberikan perubahan yang signifikan terhadap peternakan dan usaha susu sapi perah miliknya.

“Saya merasakan perubahan yang berarti setelah mengikuti Program Renovasi Kandang dari FFI. Beban pekerjaan berkurang menjadi lebih ringan dan merawat sapi perah miliknya juga lebih mudah dibandingkan sebelumnya,” ucapnya.

Dari beberapa bagian yang direnovasi, Alit mengatakan yang paling dirasa manfaatnya adalah perbaikan atap. Kini atap kandang sapi miliknya lebih tinggi menghasilkan sirkulasi udara yang lebih baik dan membuat sapi-sapi perah ternaknya lebih nyaman dan sehat.

Selain Alit, peternak lain yang turut merasakan manfaat atas program ini adalah Dadang Sadikin dari KPSBU Lembang, “Banyak sekali manfaat yang saya rasakan dari program ini, selain mempermudah pekerjaan operasional harian, saya juga merasakan hasil peningkatan produksi susu sapi sebanyak satu sampai dua liter per hari dengan jumlah pakan yang sama.” Dadang mengharapkan program ini dapat terus berlanjut dan bisa dinikmati oleh lebih banyak peternak sapi perah lain.

Ketua KPSBU Lembang sekaligus Ketua GKSI (Gabungan Koperasi Seluruh Indonesia) Dedi Setiadi berpendapat bahwa Program Renovasi Kandang memberikan manfaat nyata dalam upaya peningkatan produksi susu sapi, dengan rata-rata peningkatan antara satu sampai dua liter per ekor per hari. “Dengan jumlah pakan yang sama,  peningkatan hasil produksi susu sapi yang dialami rekan-rekan peternak dengan perbaikan kandang ini terbilang sangat menggembirakan. Ini membuktikan bahwa kandang sapi perah yang dibangun dengan baik sesuai standar GDFP mampu meningkatkan produksi.”

Dedi pun berharap, sebagai mitra yang juga turun untuk memonitor perkembangan program ini secara langsung, ke depannya program ini dapat terus berlanjut dan membantu lebih banyak peternak sapi perah agar memiliki kandang ternak yang lebih baik sesuai standar. Dirinya berharap para peternak sapi perah dan koperasi bisa terus melanjutkan program renovasi secara mandiri dengan mencontoh kandang-kandang yang sudah diperbaiki. Dengan demikian sapi perah ternak memiliki lingkungan yang lebih nyaman, lebih sehat, berusia panjang dan berproduksi lebih baik.

Program Renovasi Kandang dari FFI juga bisa diikuti oleh peternak sapi perah mitra FFI lainnya dengan mendaftarkan kandangnya yang akan ditindaklanjuti tim FFI dengan proses verifikasi dan seleksi. Jika seluruh persyaratan sudah terpenuhi, tim kontraktor yang ditunjuk FFI akan memulai proses administrasi dan melakukan renovasi.