Asah Wartawan, PWI Kota Bogor Gelar OKK

Asah Wartawan, PWI Kota Bogor Gelar OKK
istimewa

INILAH, Bogor - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor segera menyelenggarakan Karya Latih Wartawan (KLW) atau yang kini dinamakan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) tahun 2020 untuk tingkat dasar dan yang akan dilaksanakan di Bogor Valley Hotel, Jalan Sholeh Iskandar No. 5, Tanah Sareal, Kota Bogor pada Sabtu, 29 Agustus 2020 mendatang. 

 

Diketahui kegiatan yang rencananya diikuti sebanyak 50 wartawan dari Kota Bogor ini bertujuan sebagai kaderisasi anggota baru bagi peserta OKK tingkat dasar. Untuk pendaftaran sudah mulai dibuka di Sekretariat ke PWI Kota Bogor Jalan Kesehatan nomor 4, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal.

 

Ketua Pelaksana OKK PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi mengatakan, OKK yang merupakan program kerja PWI Kota Bogor ini menjadi representasi bagi wartawan yang melakukan peliputan di wilayah Kota Bogor.

 

"Mudah-mudahan OKK ini bisa jadi daya ukur dalam hal peliputan bagi wartawan SeKota Bogor, sekaligus untuk melatih dasar ilmu jurnalistik," ungkap pria yang akrab disapa Aldho kepada wartawan pada Senin (20/7/2020).

 

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti menuturkan, sebagai salah satu organisasi profesi wartawan yang diakui Dewan Pers bertanggung jawab untuk melahirkan kader wartawan yang profesional dan menjunjung tinggi kode etik dalam setiap kegiatan jurnalistik.

 

"OKK ini merupakan program PWI dan merupakan proses kaderisasi bagi anggota PWI di Kota Hujan. Berangkat dari OKK maka rekan-rekan calon anggota udah bisa mulai berorganisasi di PWI," tutur pria yang akrab disapa Ari.

 

Ari juga mengatakan, wartawan merupakan profesi yang memilki martabat, sehingga sebagai seorang pencari berita, wartawan harus tergabung dengan salah satu organisasi profesi yang memiliki legitimasi yang jelas dari Dewan Pers.

 

"Sebagai seorang pencari berita, wartawan harus jelas memilih organisasi resmi, salah satunya adalah PWI yang telah memiliki legitimasi yang jelas dari Dewan Pers. Tergabung dalam organisasi wartawan ini supaya wartawan punya kepastian hukum ketika misalkan nanti ada permasalah," terangnya. (rizky mauludi)