Horeee... Pemprov Bantu Kuota Siswa Rp145 Ribu Per Bulan Selama PJJ

Horeee... Pemprov Bantu Kuota Siswa Rp145 Ribu Per Bulan Selama PJJ
net

INILAH, Bandung – Guna meringankan beban orangtua siswa dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ), Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan bantuan berupa kuota internet pada masing-masing murid sebesar Rp145 ribu setiap bulan. Bantuan ini dikucurkan selama penanganan pandemi corona virus disease 19 (Covid-19) berlangsung.

Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan mengatakan, bantuan tersebut adalah salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan sistem pendidikan selain SPP gratis. Meski diakuinya, nilai tersebut masih dibawah batas kebutuhan para siswa selama mengikuti PJJ.

“Pemprov akan mengucurkan bantuan berupa kuota internet kepada siswa SMA dan SMK di seluruh Jawa Barat, sebesar Rp145 ribu setiap bulan. Memang pasti kurang, tetapi paling tidak bisa meringankan beban orangtua agar anaknya bisa ikut PJJ. Ini adalah satu bentuk keseriusan kami, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat,” ujar Dadang kepada INILAH, di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Senin (20/7/2020).

“Bantuan tersebut diluar bantuan lain seperti pemberian SPP gratis dan bantuan penyediaan fasilitas kepada siswa kurang mampu di daerah. Sebab di daerah terpencil seperti di Garut Selatan salah satu contohnya, yang memang masih sangat perlu dibantu agar pelaksanaan PJJ ini bisa berjalan baik dan merata,” imbuhnya.

Dia berharap, dengan adanya bantuan ini dapat memicu semangat siswa untuk mengingkatkan intelektualitasnya kendati sistem  kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui PJJ yang diakuinya pertama kali dilakukan. Tidak hanya di Jawa Barat, tetapi di seluruh Indonesia.

“Kita berharap, dengan adanya bantuan ini. Semangat anak-anak untuk ikut PJJ menjadi lebih baik. Ya walaupun kita akui, bahwa ketika melakukan sesuatu untuk pertama kali itu tidak akan mudah. Pasti akan banyak kendala. Kendala ini yang kita coba atasi, sedikit demi sedikit. Mudah-mudahan dalam kondisi seperti ini, tidak mengurangi sedikit pun semangat anak-anak kita untuk mengejar impian mereka,” tutupnya. (Yuliantono)