Meminta Yang Allah Sukai

Meminta Yang Allah Sukai

TIADA satu perbuatan sekecil apapun, melainkan ada dalam pengetahuan Allah Swt. Tiada satu bisikan sehalus apapun, melainkan Allah pasti mendengarnya. Dan, tiada satu peristiwa sesederhana apapun, melainkan ada di dalam kekuasaan Allah Swt. Maha Suci Allah, Dzat Yang Tidak Tidur, Tidak Memiliki Sekutu, Yang Maha Awal dan Yang Maha Akhir. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Ibnu Atho’illah, semoga Allah ridho kepadanya, menerangkan, Sebaik-baik yang harus engkau minta dari Allah, ialah apa-apa yang Allah menyuruh kepadamu. Karena itu, sebaik-baik doa adalah, “Allohumma inni as-aluka ridhoka wal jannah wa a’udzubika min sakhotika wannaar, Ya Allah aku mohon kepada-Mu ridhomu dan surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan api neraka.”

Saudaraku, kita adalah ciptaan Allah. Yang merancang, membentuk diri kita adalah Allah. Yang paling tahu apa yang terbaik bagi kita adalah pencipta kita. Jadi kalau kita menginginkan sesuatu, maka inginkanlah yang terbaik bagi kita. Lantas dimanakah hal yang terbaik bagi kita itu? Hal yang terbaik bagi kita ada pada ridho Allah. Apapun yang Allah ridhoi, itulah yang terbaik bagi kita.

Lalu bagaimana kita mengetahui suatu amalan diridhoi oleh Allah? Yaitu amalan yang paling disukai oleh Allah. Bagaimana mengetahui amal yang disukai oleh Allah? Lihatlah janji ganjarannya. Semakin besar ganjaran pahala yang Allah janjikan, maka semakin besar pula kecintaan Allah yang terdapat di dalamnya.

Sebagai contoh, amalah yang paling disukai oleh Allah adalah sholat pada waktunya. Mintalah kepada Allah supaya kita bisa menjadi hamba-Nya yang ahli sholat tepat waktu, di awal waktu. Ini pasti bagi kita.

Setiap perintah Allah itu pasti baik bagi lahir kita, baik bagi batin kita, baik bagi akal kita. Baik bagi urusan dunia kita, baik pula bagi urusan akhirat kita. Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu bagi kita, melainkan pastilah itu kebaikan bagi kita. Kalaupun kita belum mengerti hikmahnya, atau belum mengerti di mana letak kebaikannya, namun kebaikan dari perintah Allah yang kita tunaikan, pasti mendatangkan kebaikan bagi kita.

Cepat atau lambat kita pasti akan mengerti bahwa ada kebaikan di dalam perintah Allah kepada kita untuk berwudhu, untuk menunaikan sholat, untuk bersedekah, untuk menuntut ilmu, untuk bekerja secara profesional/muhajadah.

Oleh karena itu jika hendak meminta kepada Allah, maka mintalah yang Allah sukai. Contoh, banyak di antara kita yang sangat sibuk dengan masalah hidupnya seolah buntuk mencari jalan keluarnya. Padahal, masalah kita sepenuhnya ada dalam pengetahuan Allah, dan sepenuhnya terjadi atas izin Allah. Dan, hanya Allah pula yang paling tahu jalan keluar terbaik bagi masalah kita.

Dan, ikhtiar terbaik yang paling disukai oleh Allah dalam menyelesaikan masalah hidup adalah dengan bertakwa kepada-Nya. Karena Allah Swt. berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar..” (QS. Ath Tholaq [65] : 2). 

Maka, mintalah kepada Allah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa kepada-Nya.
Demikianlah saudaraku, Allah memerintahkan kita untuk meminta kepada-Nya dan niscaya Allah akan mengabulkannya. Maka, mintalah kepada Allah hal-hal yang Alloh sukai agar Allah ridho kepada kita dan meninggikan kedudukan kita di hadapan-Nya. Wallohu a’lam bishowab