(Preview) Watford vs Man City, Ajang Pemanasan

(Preview) Watford vs Man City, Ajang Pemanasan
Manajer Manchester City Pep Guardiola. (net)

PIKIRAN Pep Guardiola tertuju ke duel kontra Real Madrid. Dia ingin Manchester City berbenah. Dan duel melawan Watford, jadi ajang yang pas untuk 'panaskan mesin'.

Man City sedang dalam periode buruk. Terakhir, mereka takluk dua gol tanpa balas melawan Arsenal di semifinal Piala FA.

Tentu saja, Sergio Aguero dan kawan-kawan tak bisa lama-lama larut dalam kekecewaan. Mereka sudah ditunggu dua laga sisa Liga Primer Inggris, plus duel melawna Madrid di fase knockout Liga Champions.

Guardiola pun meminta timnya benar-benar memanfaatkan laga-laga terdekat sebelum bertarung melawan Madrid. Yang teranyar, duel kontra tuan rumah Watford, Rabu (22/7) dini hari WIB.

Menghadapi Watford, Guardiola berharap timnya memetik pelajaran berharga dari kekalahan kontra Arsenal. Dalam laga itu, The Citizens gagal menampilkan performa mumpuni di babak pertama.

"Kami tidak membuat kinerja yang baik, kami belum cukup siap. Bila Anda tidak bermain selama 90 menit di semifinal akhirnya ini bisa terjadi. Kami tidak bermain bagus; kita adalah manusia," ungkapnya.

"Lawan bermain bagus, kadang-kadang itu terjadi. Satu-satunya penyesalan adalah bahwa kami tidak bermain di babak pertama seperti kami bermain di babak kedua."

Guardiola mengaku akan melakukan pendekatan yang berbeda untuk mengembalikan performa timnya ke level terbaik.

"Kami harus mengubah taktik, tetapi kami tidak bisa. Saya tidak perlu memberi tahu mereka. Mereka tahu, mereka merasakannya," tambah Guardiola, merujuk kepada para pemainnya.

"Kami berjuang untuk bermain di level kami dan kami tahu itu. Tidak perlu menjadi jenius untuk menyadari bahwa kami harus tingkatkan standar kita melawan Madrid bila kita ingin mengatasi mereka," tutupnya.

Sementara itu Watford membuat keputusan mengejutkan di tengah perjuangan lolos dari zona degradasi Liga Inggris 2019/2020. Sang manajer, Nigel Pearson, malah diberhentikan.

Pemecatan Pearson hanya berselang 48 jam setelah kekalahan Watford dari West Ham United dengan skor 1-3, Sabtu (18/7) dini hari WIB. Ini adalah kekalahan keempat dari tujuh pertandingan selepas jeda pandemi virus corona.

Hanya dua kali menang dalam kurun waktu itu, Watford kini berada di posisi ke-17 dan cuma berjarak tiga poin dari Aston Villa di posisi ke-18. Dengan dua laga tersisa menghadapi Manchester City dan Arsenal, peluang Watford bertahan terbilang sangat berat.

Padahal saat Pearson datang, Watford mampu meraih empat kemenangan dari tujuh laga awal, termasuk mengalahkan Liverpool 3-0 Maret lalu sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan tim tersebut musim ini. Total Pearson meraih tujuh kemenangan dari 20 laga liga.

Manajemen tim yang dimiliki pengusaha Italia Gino Pozzo itu juga memberhentikan asisten manajer Craig Shakespeare. Posisi manajer yang lowong sementara dipercayakan kepada manajer tim U-23 Haydn Mullins dan pelatih kiper Graham Stack. (bsf)

HEAD TO HEAD

21/09/19: Man City 8-0 Watford

18/05/19: Man city 6-0 Watford

09/03/19: Man City 3-1 Watford

04/12/18: Watford 1-2 Man City

02/01/18: Man City 3-1 Watford

 

LIMA LAGA TERAKHIR WATFORD

17/07/20: West Ham 3-1 Watford

11/07/20: Watford 2-1 Newcastle

07/07/20: Watford 2-1 Norwich

04/07/20: Chelsea 3-0 Watford

28/06/20: Watford 1-2 Southampton

 

LIMA LAGA TERAKHIR MAN CITY

18/07/20: Arsenal 2-0 Man City

15/07/20: Man City 2-1 Bournemouth

11/07/20: Brighton 0-5 Man City

08/07/20: Man City 5-0 Newcastle

05/07/20: Southampton 1-0 Man City

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Watford (4-2-3-1)

Foster (GK) Masina, Catchcart, Kabasele, Dawson (B) Chalobah, Hughes (cdm) Welbeck, Doucoure, Sarr (T) Deeney (D)

Pelatih: Hayden Mullins

Man City (4-3-3)

Ederson (GK) Walker, Fernandinho, Laporte, Mendy (B) Bruyne, Rodrigo, Silva (T) B Silva, Jesus, Sterling (D)

Pelatih: Pep Guardiola