DPRD: Di Bawah Anne, Purwakarta Makin Istimewa

DPRD: Di Bawah Anne, Purwakarta Makin Istimewa

INILAH, Purwakarta – Kabupaten Purwakarta, berkembang begitu pesat. Apalagi sejak 10 tahu terakhir ini. Walhasil, saat ini kabupaten kecil kedua di Jabar ini menjadi daerah yang cukup dipertaruhkan di kancah nasional maupun internasional.

Hal itu, tak lain berkat tangan dingin para pemimpin daerahnya membuat program-program untuk lebih memajukan daerah ini. Saat ini, Kabupaten Purwakarta diibaratkan seorang gadis cantik yang tengah mekar-mekarnya menebar pesona.

Pujian pun bersahutan, baik dari warga luar kabupaten maupun luar provinsi.‎ Tak hanya masyarakat biasa, pujian pun muncul dari sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Sebut saja salah satunya, dari Wakil Ketua DRPD Kabupaten Purwakarta, Neng Supartini.

“Kami tak bisa menutup mata, Purwakarta saat ini berkembang pesat dengan segala plus dan minusnya karena kerja keras dari pimpinannya,” ujar Neng kepada INILAH, belum lama ini.

Neng tak menampik, pesatnya pembangunan Purwakarta telah terjadi sejak zaman kepemimpinan Bupati Dedi Mulyadi. Sebut saja di antaranya di sektor infrastruktur. Hal mana, saat itu kemantapan jalan sudah mencapai 81 persen.

Menurut dia, pembangunan pada kepemimpinan Bupati Anne Ratna Mustika atau akrab disapa Ambu Anne ini tinggal melanjutkan yang sebelumnya. Artinya, jika sebelumnya ada yang belum selesai, berarti di periode Ambu Anne ini harus paripurna.

“Saat ini tinggal menunggu totalitas kinerja Ambu Anne untuk menyelesaikan program pembangunan yang belum rampung di masa sebelumnya,” kata dia.

Bukan hanya di sektor infrastruktur, Neng menyebutkan, saat ini objek wisata di Purwakarta pun tren-nya mengalami peningkatan. Baik itu, dari kualitas maupun kuantitas objek wisatanya. Sehingga, tak heran saat ini Purwakarta menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

Kondisi ini, tentu dipengaruhi oleh pembangunan infrastrukturnya. Sehingga, wisatawan yang berkunjung ke Purwakarta menjadi aman dan nyaman. Dengan berkembangnya sektor wisata ini, tentu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Saat ini, sektor-sektor UMKM juga bangkit, ekonomi masyarakat juga merangkak naik,” jelas dia.

Di kepemimpinnan Ambu Anne ini, Neng mengingatkan jika tantangan bupati saat ini sangatlah besar. Mengapa? Karena, menjaga dan merawat pembangunan yang sudah ada itu, butuh totalitas dan bekerja. Serta, tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Karenanya, pada ulang tahun Purwakarta yang ke 189 dan Kabupaten Purwakarta yang ke 52 ini, pihaknya berpesan, supaya eksekutif dan legislative bisa terus bergandengan tangan dalam menuntaskan program pembangunan yang sudah ada. Terutama, yang telah terangkum dalam RPJMD.

Dia menambahkan, adapun hal-hal yang perlu di-push lagi dalam kepempimpinann Ambu Anne, di antaranya mengenai program ketersediaan rumah yang layak bagi warga pra sejahtera atau rutilahu. Mengingat, masih banyak PR yang diwariskan kepemimpinan sebelumnya.

“Kami berharap, program rutilahu di kepemimpinan Ambu Anne inu menjadi prioritas. Supaya, warga miskin bisa merasakan rumah yang layak huni.

Selain itu, program pendidikan terutama wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun juga harus disoroti. Mengingat, merujuk pada IPM Purwakarta terutama sektor pendidikan, masih berada di angka 7,1 persen. (asep mulyana)