Pemkot Bogor Gelontorkan Bansos Covid-19 Tahap 2 Sebesar Rp46 Miliar

Pemkot Bogor Gelontorkan Bansos Covid-19 Tahap 2 Sebesar Rp46 Miliar
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pada tahap kedua ini, Pemkot Bogor menyalurkan bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp46 miliar. Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menegaskan, bansos dampak pandemi Covid-19 itu harus tepat sasaran dan tidak ada lagi penerima ganda.

Menurutnya, untuk bansos yang bersumber dari APBD Kota Bogor ini dianggarkan sebesar Rp46 miliar. Rinciannya, kuota penerima sebanyak 23.000 penerima yang masing-masing mendapatkan bantuan Rp500 ribu selama empat bulan atau empat kali.

"Pada penyaluran tahap pertama ketika ada verifikasi data dan kemudian kami temukan banyak data yang tidak layak menerima, sudah dicoret Pemkot. Yang tadinya sekitar 19.000 menjadi 17.000 penerima. Pada tahap kedua hari ini pun sama jumlah penerimanya," kata Atang, Selasa (21/7/2020).

Dia menjelaskan, pada tahap pertama dari alokasi 23.000 penerima itu ternyata diptuskan hanya sekitar 19.000 penerima. Pada saat penyaluran, ditemukan juga adanya data ganda, tidak layak, dan lain sebagainya. Akhirnya, tersalurkan 17.000 penerima.

"Dengan kata lain, ada sisa kuota untuk sekitar 6.000 penerima lagi," ucap politisi PKS itu.

Atang memaparkan, sisa kuota tersebut harus bisa diserap dengan baik kepada warga yang berhak dan sudah betul-betul terverifikasi secara faktual sehingga masyarakat yang terdampak secara ekonomi selama pandemi kemarin dan juga saat ini bisa betul-betul terjangkau.

Dia menegaskan, selain mencari penerima yang layak verifikasi faktual juga diharapkan mencoret daftar kepala keluarga (KK) yang sebelumnya menerima namun saat ini sudah kembali bekerja dan berpenghasilan. 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya langsung memantau pendistribusian bansos di Kantor Pos Bogor. Dia sepakat dengan pernyataan DPRD Kota Bogor untuk menyalurkan Bansos secara cepat dan tepat dengan verifikasi data secara faktual. (Rizki Mauludi)