XL Axiata Bantu Tingkatkan Produktivitas Nelayan Subang

XL Axiata Bantu Tingkatkan Produktivitas Nelayan Subang
istimewa

INILAH, Bandung - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berkomitmen untuk memberikan dukungan atas upaya untuk menyejahterakan masyarakat nelayan melalui pemanfaatan teknologi digital. Untuk itu, XL Axiata turut mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna mengembangkan dan mendiversifikasi usaha nelayan di pantai Subang, Jawa Barat.

Program KKP ini bertujuan untuk membantu masyarakat nelayan setempat untuk bisa lebih produktif, baik dalam tangkapan ikan di laut, maupun melalui usaha lain. Pencanangan program ini berlangsung secara bersamaan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Blanakan, Genteng, dan Trungtum, Kabupaten nSubang, belum lama ini.

“XL Axiata kembali mendukung upaya KKP dalam membantu masyarakat nelayan untuk bisa meningkatkan kesejehteraannya. Kebetulan KKP memang memiliki program dukungan kepada masyarakat nelayan di pantai Patimban, Subang, dan sekitarnya yang bertujuan mengembangkan dan mendiversifikasi usaha ekonomi nelayan. Kami dari XL Axiata menawarkan penggunaan alat bantu berbasis teknologi digital, yaitu aplikasi Laut Nusantara, untuk mereka pergunakan guna meningkatkan produktivitas tangkapan ikan mereka,” kata Group Head Central Region XL Axiata Rd Sofia Purbayanti.

Sofia melanjutkan, pada program sosialisasi ini tim dari XL Axiata mengajarkan langsung penggunaan aplikasi Laut Nusantara kepada 100 nelayan. Tidak lupa, kepada mereka juga diberikan pemahaman mengenai manfaat dari teknologi digital untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan di laut, sekaligus memastikan keamanan mereka dalam bekerja. Salah satu fitur yang mereka butuhkan adalah petunjuk lokasi tempat ikan berada, yang selama ini tidak bisa mereka perkirakan. Teknologi digital yang didukung data satelit mampu memberikan data-data ini.

Bersamaan dengan sosialisasi, XL Axiata juga membekali 36 orang yang terdiri dari Koordinator Nelayan dan Penyuluh KP dengan smartphone yang di dalamnya sudah terpasang aplikasi Laut Nusantara. Sebelumnya, para nelayan sudah terlebih dulu mendapatkan pelatihan bagaimana cara menggunakan aplikasi Laut Nusantara. Dengan begitu, mereka bisa langsung memanfaatkannya saat melaut.

Sementara itu, Kepala Peneliti Balai Riset dan Observasi Laut KKP Eko Susilo mengatakan, berdasarkan data menunjukkan ada lebih dari 1.100 nelayan di Subang. Melalui program ini, pihaknya berharap bisa membantu masyarakat nelayan Subang untuk bisa mengembangkan usaha-usaha ekonomi mereka. Dengan demikian, mereka akan bisa memiliki sumber pendapatan ekonomi selain dari menangkap ikan di laut.

"Di sisi lain, kami juga mendorong para nelayan untuk bisa menerapkan teknologi digital yaitu Aplikasi Laut Nusantara agar kemampuan tangkap ikannya bisa meningkat,” sebutnya. (*)