UMKM Asal Bogor Raih Sertifikat Sistem Jaminan Halal dari LPPOM MUI

UMKM Asal Bogor Raih Sertifikat Sistem Jaminan Halal dari LPPOM MUI
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) memberikan penghargaan sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) kepada CV Malika Khatulistiwa Dayana Abadi (MKDA). Pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kota Bogor itu menerapkan SJH dengan baik dalam proses bisnisnya.

Wakil Direktur LPPOM MUI Osmena Gunawan mengatakan, apapun lembaganya dan perusahaannya semua pasti mendapat penghargaan BPOM dan itu yang disebut sertifikat halal. Namun, untuk memperolehnya dibutuhkan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi.

"Karena menerapkan standar SOP sesuai kategori LPOM MUI, kami berikan nilai itu A, B dan C. Ini nilai A apresiasi tinggi, kalau B keluar sertifikat dan C belum bisa keluar sertifikat halal. Kalau bisa dipertahankan berturut-turut selama tiga kali, nanti ada sertifikat SJH ini. Artinya perusahaan ini betul-betul tidak ada yang bisa dicurigai. Produk ini menerapkan halal baik manajemen, sistem maupun keseluruhannya juga tidak mungkin terkontaminasi barang yang tidak halal," kata Osmena di gedung LPPOM MUI Bogor, Rabu (22/7/2020).

Dia menjelaskan, pihak manapun yang ingin mendapatkan SJH harus siap diaudit dengan mendaftarkan diri. Untuk mendaftarkan itu bisa secara online.

Sementara itu, Direktur Operasional CV MKDA Sushane Sarita mengatakan pencapaian perusahaan yang didirikan 2016 ini tak lantas membuatnya puas. Justru, dengan SJH yang dimiliki ini pihaknya harus konsisten dalam menjalankan bidang usaha tersebut.

"Senang pasti lah, tetapi kalau dikatakan puas tidak juga, sebaliknya justru ini adalah tantangan bahwa kami harus lebih konsisten lagi. Mulai dari penggunaan bahan baku, proses produksi sampai dengan pengantaran produk ke customer harus terjaminan kehalalannya. Bagi kami, penghargaan ini merupakan prestasi yang membanggakan. Kami berharap dapat menjadi inspirasi bagi UMKM-UMKM lainnya untuk mengajukan sertifikasi Halal serta bersama-sama memperkuat pasar halal di Indonesia," terangnya. (Rizki Mauludi)