Kaum Ibu Jadi Pendidik di Masa Pandemi Covid 19, Ini Arahan Bupati Bogor

Kaum Ibu Jadi Pendidik di Masa Pandemi Covid 19, Ini Arahan Bupati Bogor
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Semenjak pandemi Covid-19, kaum ibu mendapatkan tugas sebagai guru atau pendidik karena anak belajar secara daring atau online dari rumah.

Melihat hal itu, Bupati Bogor Ade Yasin yang juga memiliki 2 orang anak ini meminta para pemimpin organisasi wanita dan kaumnya untuk lebih sabar dan telaten lagi.

"Dalam pertemuan saya hari ini bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor, saya menekankan agar mereka ikut membina ketahanan keluarga dan membina para kaum ibu agar lebih sabar dan telaten dalam menjalankan tugas tambahannya sebagai pendidik," kata Ade kepada wartawan, Rabu (22/7/2020).

Mengenai desakan kepada dirinya agar membolehkan kegiatan belajar mengajar dengan sistem  tatap muka, ia pun memohon agar orang tua maupun pihak sekolah bersabar karena menurutnya yang terpenting pada saat pandemi Covid 19 ini adalah kesehatan anak-anak.

"Desakan agar sekolah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka itu belum bisa kita lakukan karena masih dalam masa pandemi Covid 19, saya minta semuanya bersabar karena pasti ada yang menyalahkan kebijakan pemerintah daerah apabila ada siswa-siswi yang terpapar wabah Covid 19. Saya mengingatkan bahwa kesehatan anak-anak diatas segalanya dan ini bukan dari bagian dari pembodohan kepada masyarakat," sambungnya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Bogor Lilis Sayatun Nafsiyah  menuturkan organisasi wanita sudah berupaya melakukan pembinaan ketahanan keluarga termasuk kreatif dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

"Kami dari GOW sudah membina para ibu-ibu agar kreatif dalam menjalankan tugas tambahannya sebagai pendidik, kreatif ini penting agar anak-anak mudah dalam menyerap materi pembelajaran," tutur Lilis.

Dia melanjutkan selain membina agar kaum ibu lebih kreatif dalam tugasnya sebagai pendidik, jajarannya juga melakukan pembinaan Usaha Mikro Kecil Menenengah (UMKM).

"Untuk membantu tugas suami dalam mencari nafkah, kita juga membina para kaum ibu agar bisa menjadi pelaku UMKM. Pembinaan kepada mereka ini kami lakukan dengan sistem online atau melalui media webinar," lanjutnya. (Reza Zurifwan)