Uu Harap Andikpas Dijejali Pendidikan Dunia dan Akhirat

Uu Harap Andikpas Dijejali Pendidikan Dunia dan Akhirat
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menegaskan, anak merupakan tunas bangsa yang akan meneruskan perjuangan generasi sekarang. Dia berharap agar pembinaan terhadap anak bisa lebih ditingkatkan di level keluarga.

"Mari kita kuatkan kembali fungai keluarga sebagai media pendidikan bagi anak-anak. Sebagaimana disebutkan dalam Alquran, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka," katanya saat menghadiri pemberian remisi di LPKA Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kamis (23/7/2020).

Uu pun meminta agar hak pendidikan terhadap Adikpas jangan sampai dihilangkan. Namun ia lebih menekankan agar pendidikan duniawi diimbangi juga dengan pendidikan uhrowi, atau pendidikan yang bersifat keagamaan.

"Disamping mencerdaskan kehidupan bangsa, ada kata iman dan takwanya. Dan itu tidak bisa terwujud tanpa pendidikan uhrowi sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing," tuturnya.

Apalagi, dalam Nawacita Presiden Jokowi juga ditekankan soal pendidikan karakter. Jadi harapannya, harus ada keseimbangan antara pendidikan duniawi dan uhrowi sesuai tujuan pendidikan nasional.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial juga menyatakan hal senada. Menurutnya, anak-anak memiliki hak perlindungan dan pendidikan. Dan pendidikan yang paling utama, kata Oded, adalah di rumah masing-masing.

"Saya yakin jika orang tua bisa menghadirkan pendidikan di rumah dengan baik dan benar, serta penuh cinta kasih, Insyaallah lapas di Indonesia tidak akan banyak," kata Oded.

Ia pun berharap anak yang saat ini masih berada di LPKA, Lapas maupun Rutan, tetap memiliki optimisme untuk tetap berjuang ke arah yang lebih baik. Karena generasi mendatang ada di tangan mereka. (Ahmad Sayuti)