Polda Jabar Ungkap Sindikat Pemalsu SIM Asal Sukabumi

Polda Jabar Ungkap Sindikat Pemalsu SIM Asal Sukabumi
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar menangkap dua orang pria asal Kota Sukabumi. Mereka diduga melakukan tindak pidana berupa pemalsuan dokumen negara, di antaranya surat izin mengemudi (SIM).

Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol CH Patoppoi menjelaskan, modus operandi para pelaku awal mulanya meminta identitas diri dari para konsumennya. Kemudian, para pelaku memanfaatkan SIM yang sudah tidak berlaku untuk dimodifikasi.

Para pelaku menghapus identitas SIM yang tidak berlaku tersebut dengan cara dikerik menggunakan silet. Setelah itu, para pelaku menempelkan identitas konsumennya, dengan cara di print di SIM yang sudah dikerik.

"Awalnya dia ada sim-sim yang lama dikerik kemudian diganti," ucap Patoppoi dalam keterangan persnya, Kamis (23/7/2020).

Patoppoi menyebutkan, dari satu pemalsuan SIM para pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp50 ribu. Selama menjalankan aksinya, para pelaku telah memalsukan SIM sebanyak 50 buah sejak 2018.

"Sudah ada 50 pemesan, sejak tahun 2018 mereka mulai memalsukan SIM," ungkap Patoppoi.

Dari tangan pelaku, Patoppoi menyebutkan, polisi menyita sejumlah alat yang digunakan untuk memalsukan SIM. Diantaranya, seperangkat komponen komputer mulai dari Printer hingga CPU.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam dijerat pasal 236 KUHP tentang pemalsuan surat dengab ancaman pidana 6 tahun kurungan penjara. (Ridwan Abdul Malik)