Okupansi Hotel di Kota Bandung Mulai Merangkak Naik

Okupansi Hotel di Kota Bandung Mulai Merangkak Naik
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kaniasari. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Okupansi hotel di Kota Bandung mulai naik sekitar tujuh persen dibandingkan saat pertama kali kembali beroperasi beberapa waktu lalu. Salah satunya berkat digelarnya Bandung Great Sale (BGS) 2020 Go-Online.

“Lumayan lah namanya juga usaha. Peningkatan menjelang minggu ke-3 (sejak BGS 2020 bergulir) ini tujuh persen untuk okupansi,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kaniasari.

Kendati demikian dia belum bisa merinci angka okupansi secera detail. Pasalnya hal itu terjadi saat pengunjung bertransaksi melalui marketplace.

Seperti diketahui, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, BGS tahun ini digelar secara online yaitu melalui www.bandunggreatsale.id. Hal ini akibat adanya pandemi Covid-19.

Kenny, sapaan akrabnya mengakui, akibat pandemi Covid-19, daya beli masyarakat memang masih rendah. Hal itu yang tergambar pada kunjungan ke situs resmi BGS 2020.

“Kalau antusias visit itu banyak, cuma memang daya belinya ini belum meningkat. Mungkin karena masih dalam tahap pemulihan. Catatan visitor itu ke website itu 6.300 kali. Kalau instagram 11.000 visitor,” ucapnya.

Agar lebih optimal, Disbudpar Kota Bandung, dituturkan dia berencana menggelar pelatihan via webinar untuk lebih mengoptimalkan marketing. 

“Ini kan masuk dalam adaptasi kebiasaan baru, jadi baru pertama kali secara online. Makanya kita akan lakukan pelatihan melalui webinar mengenai pemanfaatan teknologi informasi,” ujar dia.

Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai antisipasi bagi pengusaha untuk mengembangkan potensi bisnisnya menggunakan teknologi. 

“Mudah-mudahan Kota Bandung nanti secara adaptasi untuk teknologi bidang kepariwisataannya sudah siap,” tandas Kenny. (Yogo Triastopo)