Polrestabes Bandung Ciduk Kompoltan Pencuri di Kawasan Pasteur

Polrestabes Bandung Ciduk Kompoltan Pencuri di Kawasan Pasteur
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Empat orang pemuda asal Cileunyi, Kabupaten Bandung diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung. Mereka, diduga melakukan pencurian dengan kekerasa di kawasan Pasteur, Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menjelaskan, kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2020) malam. Pada saat kejadian, korban dengan kedua temannya sedang melintasi kawasan Pasteur, Kota Bandung menggunakan kendaraan roda empat.

Para pelaku, kemudian berpura-pura terserempet kendaraan korban. Setelah kendaraan korban menepi, para pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap para korban dengan cara memukul dan menendang serta menggunakan senjata tajam berupa pisau karambit.

Setelah para korban tidak berdaya, sambung Ulung, para pelaku kemudian membawa kendaraan beserta barang berharga milik korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka-luka sobek dibagian kepala, bagian leher dan bagian tangan.

"Kasus curas melibatkan pelaku 4 orang, pura-pura terserempet, kemudian melakukan kekerasan dan dibawa mobilnya," ucap Ulung saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (24/7/2020).

Ulung mengungkapkan, setelah kejadian, para korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukajadi. Kemudian, polisi pun mulai melakukan penyelidikan untuk mencari dan menangkap para pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan selama 10 hari, lanjut Ulung, akhirnya polisi mendapatkan petunjuk terkait keberadaan kendaraan yang diambil para pelaku. Polisi pun segera melakukan penangkapan terhadap empat orang pelaku berinisal MS, AI, AS, dan S di kawasan Cileunyi.

"Kita lakukan penyelidikan tiga hari lalu kita bisa menangkap mereka," ungkap Ulung.

Ditemui ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri, menambahkan, dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah kendaraan roda empat milik korban.

Galih menambahkan, saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Atas kejadian tersebut, polisi menjerat para pelaku dengan pasal 365 KUHP

"Mereka (pelaku) ancaman pidananya diatas lima tahun," pungkas Galih. (Ridwan Abdul Malik)