Sekeluarga di Bogor Terpapar Covid-10, Ini Pesan Kadinkes untuk Masyarakat

Sekeluarga di Bogor Terpapar Covid-10, Ini Pesan Kadinkes untuk Masyarakat
Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - Pascasatu keluarga terpapar Covid-19 di Kota Bogor, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain menjaga jarak, sering mencuci tangan, Retno menganjurkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker.

"Anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang sehat, meski sebelum pandemi Covid-19, pemakaian masker hanya diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan orang sakit atau dalam proses penyembuhan. Namun, saat ini pemakaian masker diwajibkan bagi semua orang," ungkap Retno dalam keterangan tertulis pada Minggu (26/7/2020).

Retno membeberkan, badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) menegaskan pentingnya memakai masker baik bagi orang sakit maupun yang sehat untuk menghambat penyebaran Covid-19 dan akan tetap dianjurkan selama beberapa waktu kedepan hingga vaksin virus corona ditemukan.

"Jadi, penggunaan masker yang benar dapat mengurangi risiko penularan virus Corona," tambahnya.

Retno juga menyebutkan, menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jika ada penderita Covid-19 dan ada orang sehat yang dua-duanya tidak menggunakan masker, maka risiko penularan virus Corona 100%. Sementara, apabila pembawa virus Corona tidak menggunakan masker, tetapi yang sehat menggunakan masker, maka risiko penularannya 70%.  

"Apabila pembawa virus Corona menggunakan masker bertemu dengan orang sehat yang tidak menggunakan masker, maka risiko penularannya lima persen dan bila pembawa virus Corona dan orang sehat dua duanya memakai masker, maka risiko penularan hanya 1,5 persen. Kita mungkin tidak mengetahui apakah  kita ini pembawa virus Corona atau tidak, dan kita juga tidak tahu apakan orang-orang yang kita temui adalah pembawa virus Corona atau tidak," bebernya.

Retno menegaskan, oleh karena itu, pentingnya menggunakan masker saat keluar rumah atau bertemu dengan orang lain selain keluarga.

"Ini penting agar kita tidak berisiko tertular dari orang lain, atau berisiko menularkan virus ke orang lain," tegasnya.

Retno menambahkan, hal penting lain yang harus diperhatikan adalah menggunakan masker dengan benar, yaitu menutupi hidung dan mulut, tidak menurunkan masker ke dagu, tidak membuka masker saat berbicara dekat dengan orang lain, dan tidak berdekatan makan bersama dengan orang lain.

"Karena pada saat berbicara, maka itu resiko keluarnya droplet dari mulut kita. Kedepan kami akan memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang melanggar aturan tidak memakai masker di tempat umum. Maka dari itu mulai dari sekarang kita harus mulai disiplin diri untuk selalu menggunakan masker dengan benar," tuturnya.

Retno juga mengigatkan, wabah Covid-19 ini belum berakhir, dan saat ini vaksin belum ada. Jika semua orang disiplin menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan akan memutus rantai penularan virus Corona.

"Ya, karena disiplin kita adalah vaksin kita," pungkasnya. (Rizki Mauludi)