Integrasi Logistik, PT Inti Gandeng Pos Indonesia 

Integrasi Logistik, PT Inti Gandeng Pos Indonesia 
istimewa

INILAH, Bandung - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) makin agresif menggandeng perusahaan pelat merah untuk berkolaborasi. Kali ini, badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki lini bisnis di bidang manufacture and assembly, managed service, digital service, dan system integrator itu menjalin kerja sama strategis dengan PT Pos Indonesia.

Direktur Utama PT Inti Otong Iip mengatakan, kerja sama yang dijalin itu terkait sinergi layanan pengiriman surat, paket pos, dan jasa integrasi logistik. Sebagai penanda, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang pemanfaatan potensi masing-masing pihak.

“Tujuan besarnya untuk memperkuat kerja sama kedua belah pihak, mengoptimalkan potensi masing-masing perusahaan, sekaligus memacu pertumbuhan bisnis yang saling menguntungkan,” kata Otong Iip, Senin (27/7/2020).

Dia mengatakan, penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Kantor Pusat PT Pos Indonesia pada Jumat (24/7/2020) lalu. Dokumen terkait ditandatangani langsung Direktur Utama PT Inti Otong Iip dan Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi W Setijono. 

Menurutnya, kolaborasi PT Inti dan PT Pos Indonesia ini merupakan langkah awal peningkatan kapabilitas melalui pemanfaatan kompetensi, potensi, dan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak dalam rangka sinergi dalam bidang logistik serta bidang lain yang menguntungkan.

Otong Iip mengharapkan, kerja sama ini tidak hanya terbatas pada layanan pengiriman surat, paket pos, dan jasa integrasi logistik saja. Ke depan, kedua belah pihak menargetkan dapat mengeksplorasi potensi kerja sama lain. Sebab, PT Inti memiliki kapabilitas dalam bidang produksi perangkat telekomunikasi, elektronika, informatika, produk lain yang berkaitan dengan perangkat tersebut, pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), serta bentuk kerja sama lain.

“Harapannya, sinergi BUMN ini akan berkelanjutan dan memberikan efek domino pada pertumbuhan bisnis kedua belah pihak,” ujarnya. (*)