Jawab Kegelisahan, Bupati Purwakarta Anne Tes Swab dan Isolasi Mandiri

Jawab Kegelisahan, Bupati Purwakarta Anne Tes Swab dan Isolasi Mandiri
(Istimewa)

INILAH, Purwakarta – Malam tadi Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengaku tak bisa tidur. Perasaan campur aduk dirasakannya saat itu. Gelisah tentunya, apalagi sore sebelumnya dirinya mendapat kabar sempat bertemu salah satu anggota dewan yang dinyatakan positif Covid-19.

Tak mau menunggu lama, Ambu Anne (sapaannya) langsung melakukan swab tes tadi pagi di rumah dinasnya di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Hal itu dilakukanya, tak lain untuk memastikan kondisi kesehatannya. Saat tes itu Anne tidak sendiri, tetapi terlihat ada beberapa pejabat yang turut mengikuti tes swab.

“Tadi pagi sudah test swab. Nanti hasilnya diinformasikan kembali,” ujar Anne kepada INILAH.

Ambu Anne menegaskan, tes swab yang dilakukannya ini semata-mata untuk memastikan kondisi kesehatannya. Terlebih, dirinya sempat bertemu dengan anggota DPRD yang memang telah terkonfirmasi positif corona pada Jumat (24/7/2020) saat sidag paripurna.

Selain tes swab, mulai hari ini dirinya memilih untuk mengisolasi diri sembari menunggu hasil tes swab-nya keluar. Bukan tanpa alasan Ambu Anne, saat ini memilih mengurung diri. Hal itu, justru menjadi langkah antisipasi dirinya. Karena, khawatir dirinya pun terpapar virus tersebut.

Makanya, Anne tak mau ambil resiko. Sehingga, saat ini dirinya lebih memilih berdiam di rumah untuk meminimalisasi kontak dengan orang lain. Ini menjadi langkah yang diambilnya untuk meminimalisasi penyebaran virus tersebut lebih luas.

Dalam hal ini, Anne pun berharap, kepada siapa pun yang sempat berkontak erat dengan anggota dewan yang terpapar covid-19 itu, untuk melakukan test swab dan isolasi mandiri demi kebaikan bersama.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota dewan pperwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, dinyatakan postitif terpapar Covid-19. Hal itu diketahui, dari hasil swab yang diterimanya pada Senin (27/7/2020).

Ironisnya, yang bersangkutan turut mengikuti Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purwakarta dan organisasi perangkat daerah. Sontak saja, rapat pembahsan anggaran perubahan itu harus dibubarkan lantaran ada informasi jika salah satu anggota dawan yang ikut terkonfirmasi positif corona.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Purwakarta, Deni Darmawan membenarkan adanya anggota DPRD yang juga peserta rapat banggar terkonfirmasi positif. Saat itu juga, gugus tugas pun akan melakukan pelacakan dan tes swab kepada seluruh anggota DPRD atau orang-orang yang kontak erat dengan salahsatu anggota DPRD tersebut.

“Betul, anggota dewan yang dinyatakan positif ini inisial W,” ujar Deni saat dikonfirmasi wartawan. (Asep Mulyana)