Pemkab Purwakarta Tes Swab Setelah Anggota DPRD Positif Covid

Pemkab Purwakarta Tes Swab Setelah Anggota DPRD Positif Covid

INILAH, Purwakarta – Pascaterdengarnya kabar seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dinyatakan postitif terpapar Covid-19, pemerintahan di Kabupaten Purwakarta mendadak gempar. Wajar saja, terlebih belum lama ini antara jajaran lembaga eksekutif maupun legislatif sempat bertemu dalam satu acara.

Langkah antisipasi pun turut dilakukan kedua lembaga tersebut. Jajaran pemkab misalnya, saat ini langsung melakukan serangkaian upaya antisipasi meluasnya penyebaran. Salah satunya, melakukan tes swab serta penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik perkantoran.

“Tadi pagi, kita langsung melakukan tes swab dan penyemprotan disinfektan di areal pemkab, termasuk di rumah dinas,” ujar Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika kepada INILAH, Selasa (28/7/2020).

Anne menjelaskan, pihaknya pun telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadan terkait penyebaran wabah virus corona. Salah satunya, meminta seluruh kepala OPD, kecamatan, untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan di lingkungan kerja masing-masing. Yakni, melaksanakan penyemportan disinfeksi lingkungan datar, seperti lantai, dinding, meja dan kursi. Kemudian, disinfeksi benda yang paling serang bersentuhan langsung dengan tangan. Misalnya, gagang pintu dan ruang kamar mandi.

Di bagian lain, Ambu Anne mengaku, saat ini dirinya masih harap-harap cemas menunggu hasil tes sweb yang telah dilakukannya pagi tadi. Karena, khawatir dirinya pun terpapar virus tersebut. Terlebih, Anne sempat bertemu salah satu anggota dewan yang dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, Ketua Studi Purwakarta, Hikmat Ibnu Aril berharap, seluruh anggota DPRD termasuk pegawai di Sekretariat Dewan dites swab secara massal. Permintaannya bukan tanpa alasan, mengingat para anggota dewan ini sangat rentan terpapar. Apalagi, kerap melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

“Idealnya, seluruh anggota DPRD di tes swab, termasuk yang pernah kontak dengan yang bersangkutan dan juga para pegawai di Sekretariat DPRD, agar segalanya bisa segera diantisipasi. Supaya publik tahu seperti apa kondisi kesehatan para anggota dewan ini,” ujar Aril.

Sejauh ini, Aril mengpresiasi upaya Tim Satuan Tgas Covid-19 di wilayah ini yang terus melakukan test secara massif. Sehingga, warga yang terpapar ini bisa diketahui sejak dini. Terlebih, warga yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Namun, pihaknya pun menyayangkan kejadian saat sidang Paripurna hari jadi Purwakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, seharusnya para pejabat pemerintahan, saat itu memberikan contoh kepada masyarakat tentang penerapan aturan protokol kesehatan.

“Aturan ini kan dibuat oleh pemerintahan. Kapan, dimana pun serta apapun kondisinya harusnya tetap diterapkan. Jangan seperti kemarin, kami lihat banyak yang tidak menerapkan physical distancing saat sidang paripurna itu,” sesal dia. (Asep Mulyana)