UKM Coma STABA Kembangkan Ilmu Keislaman di Kampus

UKM Coma STABA Kembangkan Ilmu Keislaman di Kampus
istimewa

INILAH, Bandung - Keberadaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Community of Moeslem Al-Haq (Coma) di Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih (STABA) menjadi salah satu alternatif baru bagi mahasiswanya yang ingin memperdalam ilmu keislaman di kampus.

Untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa STABA dalam ilmu keagamaan, para petinggi kampus ini sepakat untuk membentuk UKM Coma. Keberadaan UKM ini, tentu saja menjadi langkah baru kampus yang berpusat di Jalan Padasuka Atas 233 Kota Bandung untuk mewadahi mahasiswanya yang ingin belajar banyak mengenai ilmu keislaman.

Kendati fokus pada bidang keislaman, namun UKM ini memiliki bidang kesenian musik islami nasyid yang bisa diikuti setiap anggotanya. Hal ini tentu saja menjadi terobosan baru agar para mahasiswa ini tidak hanya mengejar nilai akademik saja, melainkan belajar kesenian musik islami di kampusnya tersebut.

"UKM Coma ini seperti rohis tapi kami memiliki kekeluargaan yang cukup tinggi. Kegiatannya lebih islami tapi menyeluruh dan meluas. Karena di UKM ini ada kesenian nasyid," ujar Seksi Info Komunikasi UKM Coma Yunita Sulistiani, Selasa (28/7/2020).

Dia menjelaskan, setiap malam Jumat selepas magrib UKM Coma akan menggelar kegiatan yang diberi nama kajian rutin. Kegiatan yang berdurasi kurang lebih selama dua jam ini, akan ada ceramah atau sharing seputar kehidupan anak muda yang tentunya di lihat dari sudut pandang keagamaan.

"Ceramah ini untuk memberikan motivasi kepada seluruh anggota. Tempatnya di Masjid Al-Haq di kampus dan biasanya yang mengisi ceramah itu dari luar kampus. Kita sengaja mengadakan kegiatan ini malam, supaya gak mengganggu jadwal kuliah," paparnya.

Dia menilai, kegiatan kajian rutin itu dinilai cukup penting, agar mahasiswa-mahasiswa STABA tidak hanya fokus pada bidang akademik saja, tapi mereka juga mendapatkan ilmu mengenai keagamaan yang dinilai sangat penting.

"Menurut saya kajian rutin ini penting, kita kan udah capek kuliah, jadi dengan adanya kegiatan ini biar bisa memotivasi diri, bisa menambah wawasan lebih luas, banyak inspirasi untuk meraih cita-cita," katanya.

Selain kajian rutin, UKM ini juga memiliki kegiatan mentoring. Tujuannya untuk memberikan pandangan mengenai dasar-dasar agama Islam, agar mereka paham dan mengetahui tentang aqidah.

"Yang kita bahas, misalnya agama dan manusia, secara umum menggambarkan keterkaitan manusia dan agama itu seperti apa," ucapnya.

Sementara untuk bidang kesenian, biasanya anggota ini akan belajar banyak mengenai musik nasyid. Uniknya, setiap tampil mereka tidak menggunakan alat musik, melainkan memakai seni musik acapela yang mereka ciptakan sendiri. (Okky Adiana)