Polda Selidiki 13 Kasus Penyelewengan Dana Bansos, 4 Ada di Indramayu

Polda Selidiki 13 Kasus Penyelewengan Dana Bansos, 4 Ada di Indramayu
ilustrasi

INILAH, Bandung - Polisi selidiki tiga belas kasus dugaan adanya penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) di wilayah Jawa Barat. Tujuh kasus ditangani langsung oleh Direktorat Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar.

"Jadi yang tujuh perkara yang ditangani Ditreskrimsus itu penyelewengan dana bansos laporannya, tapi semuanya statusnya masih dalam penyelidikan. Kasusnya berasal dari Sukabumi, Majalengka, Subang, Garut, Bogor Indramayu, dan Cianjur," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Selasa (28/7/2020).

Erlangga menyebutkan, untuk enam kasus lainnya diselidiki oleh Polres jajaran Polda Jabar. Diantaranya, Karawang, Tasik, dan Indramayu. Khusus di Kabupaten Indramayu, terdapat empat kasus penyelewengan dana bansos.

"Yang ditangani Polres Indramayu ada empat, pemotongan BLT, pungli BLT, dan pungli bansos," ungkap Erlangga.

Erlangga menambahkan, mayoritas modus penyelewengan yakni pemotongan dana bansos. Misalnya, dari dana BLT yang seharusnya Rp600 ribu dipotong oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Namun, untuk motif masih diselidiki.

"Ini masih dalam penyelidikan kita belum bisa menyebutkan motifnya," pungkas Erlangga. (Ridwan Abdul Malik)