Alhamdulillah, Hasil Swab Test Ambu Anne Negatif Covid-19

Alhamdulillah, Hasil Swab Test Ambu Anne Negatif Covid-19
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika telah menjalani test swab untuk memastikan kondisi kesehatannya. Dirinya sempat dirundung gelisah setelah mendapat kabar jika salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat ada yang terkonfirmasi positif covid-19.

Wajar Anne khawatir, apalagi dirinya sempat bersua dengan anggota dewan tersebut saat rapat paripurna beberapa waktu lalu. Dalam tes swab itu, Ambu Anne tidak sendiri. Tetapi terlihat ada beberapa pejabat yang juga turut mengikuti tes swab. Hasil tes tersebut, siang tadi sudah keluar. Ambu Anne dinyatakan negative terpapar covid-19.

“Hasil tes swab ibu bupati sudah ada. Beliau dinyatakan negatif Covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Deni Darmawan kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Deni menjelaskan, kabar terinfeksinya salah seorang pimpinan DPRD Purwakarta itu memang cukup mengejutkan masyarakat. Pasalnya, yang bersangkutan terlihat berbaur dengan anggota legislatif lain dan para pejabat daerah termasuk bupati dan wakil bupati saat Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD setempat.

Namun, Deni menilai sidang paripurna tersebut tidak berpotensi menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Purwakarta. Menurutnya, saat itu daya penularan virusnya masih kurang. Tapi, kata dia, untuk lebih memastikan seluruh peserta sidang paripurna dan orang yang sempat berinteraksi anggota dewan tersebut harus di swab.

Deni menjelaskan, sebagian besar anggota dan sekretariat DPRD Purwakarta telah menjalani tes swab pada Jumat (24/7/2020) pekan lalu. Hasilnya baru diumumkan pada Minggu (26/7/2020) dan diketahui satu orang anggpta DPRD yang mengikuti tes tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Purwakarta, lanjut dia, saat ini masih melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien. Deni mengaku belum mengetahui penyebab dan kronologi penularan Covid-19 terhadap pasien tersebut. (Asep Mulyana)