Muspika Patokbeusi Dukung KostraTani Bangun Subang

Muspika Patokbeusi Dukung KostraTani Bangun Subang
istimewa

INILAH, Subang - Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Patokbeusi berkomitmen mendukung balai penyuluhan pertanian sebagai Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) dalam pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Camat Patokbeusi H Heri Sopandi menegaskan komitmen muspika mendukung BPP Patokbeusi sebagai KostraTani model BPP, yang disebutnya sebagai pendukung utama peningkatan produksi pertanian, adalah sinergi petani dan penyuluh di lapangan.

"Kegiatan rapat Minggon kecamatan sekaligus sosialisasi KostraTani model BPP. Hadir pimpinan UPTD peternakan, pertanian, kesehatan, seluruh kepala desa bahkan Kepala KUA," kata H Heri Sopandi di Subang pada Selasa (28/7/2020).

Komitmen tersebut sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, bahwa inisiasi mengembangkan KostraTani bertumpu BPP di tingkat kecamatan, menyadari level pemerintahan daerah di kecamatan merupakan locust pembangunan pertanian.

"KostraTani tempat kita berkumpul dengan cara-cara baru. Kita tinggalkan pola lama. Kita gunakan pendekatan teknologi 4.0 untuk menyatukan para petani dan penyuluh di 34 provinsi dengan Kementan di pusat. Hapus sekat pusat dan daerah," kata Mentan Syahrul pada berbagai kesempatan jumpa petani dan penyuluh di daerah.

Hal itu digarisbawahi oleh Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi membuka peluang BPP menjadi KostraTani. Syaratnya? "Lokasi dekat UPT, karena wajib intensif komunikasi dan intensif pelatihan. Harus ada listrik, jaringan internet dan komputer."

Dekat UPT, maksudnya unit pelaksana teknis (UPT) dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Badan Karantina Pertanian (Barantan) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Lokasi BPP Patokbeusi tak jauh dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) Sukamandi, UPT Balitbangtan. Lokasinya di Jl Raya Patok Besi, Subang No 9 Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi.

Pertemuan dan koordinasi Muspika Patokbeusi direspons cepat Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Leli Nuryati. Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan, I Wayan Ediana dan Kasubbid Informasi dan Materi Penyuluhan, Septalina Pradini serta staf bertolak ke Patokbeusi, Selasa (28/7), untuk koordinasi dan sinergi lapangan.

Langkah tersebut menindaklanjuti Tim Sosialisasi dan IT Pusluhtan dipimpin penyuluh pusat Kementan, Inang Sariyati didampingi staf Pusluhtan, Purwanto Nugroho dan Iwan Mularso. Ketiganya selama dua hari pekan lalu, 23 - 24 Juli 2020 menggelar pelatihan teknologi informasi (IT) dan manajemen data serta informasi pertanian di BPP Patokbeusi.

"Sosialisasi dan pembinaan BPP model KostraTani sesuai arahan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengacu pada instruksi Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa BPP adalah locust pembangunan pertanian," kata Leli Nuryati seperti dikutip Inang Sariyati saat membuka kegiatan sosialisasi.

Inang S di hadapan sejumlah penyuluh menegaskan menambahkan bahwa KostraTani berfungsi menjadi pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. "Begitu pula dengan BPP Patokbeusi menjadi KostraTani."

"Camat Patokbeusi menyampaikan terima kasih pada Kementan, karena penyuluh sudah dibekali pengetahuan IT online sehingga para penyuluh dapat melakukan pengisian data melalui aplikasi yang direkomendasikan," kata Yayan Aryanto mewakili Camat H Heri Sopandi saat membuka kegiatan sosialisasi, Kamis pekan lalu (23/7/2020). (inilah.com)