Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Ricuh, Warga Amuk Petugas

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Ricuh, Warga Amuk Petugas
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Penertiban 2 aset rumah perusahaan milik  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon,  berlangsung ricuh. Aset PT KAI yang berlokasi di jalan Ampera Raya Kota Cirebon tersebut, dihalang- halangi puluhan warga penghuni perumahan, Rabu (29/7/2020).

Namun, petugas gabungan PT. KAI berhasil menertibkan 2 rumah yang bernomor 31A dan 33A. Meski puluhan warga dan petugas sempat terlibat saling dorong, namun tidak bisa menghalangi petugas PT. KAI. Mereka pasrah, saat petugas memasang seng pembatas.

Dilokasi, Humas PT. KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif menjelaskan, pihaknya memang menertibkan 2 aset berupa Rumah Perusahaan yang berada di wilayah Kota Cirebon. Aset-aset tersebut terletak di Jalan Ampera Nomor 31A dan 33A Kelurahan Pekiringan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon.

 Menururnya, penertiban aset Rumah Dinas Perusahaan yang dilakukan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan PT KAI Daop 3 Cirebon untuk mengamankan aset-aset negara. Hal itu  agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. 

"Kita mengacui pada surat edaran dari Menteri BUMN Nomor SE-09/MBU/2009 perihal Penertiban Aset Tanah dan Bangunan, serta surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor R.4002/10-12/09/2014 tanggal 16 September 2014 perihal Tindak Lanjut Penertiban Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero)," ungkapnya.

Menurutnya, sebelum penertiban dilakukan, PT KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan upaya persuasif dan memberikan Surat Peringatan 1 sampai 3. Surat peringatan dilayangkan kepada pihak yang menguasai namun melawan hukum. Isinya, untuk mengosongkan Rumah Perusahaan yang telah ditempati. Namun, hingga batasan waktu yang ditentukan, penghuni Rumah Perusahaan tersebut tidak ada itikad baik untuk mengosongkan rumah yang ditempati secara sukarela.

"Langkah yang ditempuh adalah dengan melakukan penertiban. Kami menerjunkan ratusan personil dari Pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon serta didampingi oleh aparat TNI dan Polri," jelasnya.

Luqman menambahkan, aset-aset rumah perusahaan yang ditertibkan adalah aset milik PT KAI  yang sah dan legal secara hukum. Itu berdasarkan atas hak berupa Sertifikat Hak Pakai No. 21 Tahun 1988. Sementara detail luasan dari aset rumah perusahaan yang ditertibkan adalah     Rumah perusahaan di Jalan Ampera Nomor 31A. Luas bangunannya 39 m2, dengan luas tanah 468 m22. Sedang  rumah perusahaan dengan nomor 33A, memiliki luas bangunan 39 m2, dengan luas tanah 684 m2. (maman suharman).