Delapan ASN Kabupaten Bandung Positif Covid-19

Delapan ASN Kabupaten Bandung Positif Covid-19
net

INILAH, Bandung - Berdasarkan hasil swab test, delapan orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. 

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung Yudi Abdurrahman mengatakan, delapan ASN yang terkonfirmasi positif itu antara lain empat dua orang dari Dinas Pangan dan Perikanan (Dispakan), seorang dari Dinas Sosial (Dinsos), seorang dari Dinas Kesehatan (Dinkes), dan empat orang yang berprofesi sebagai tenaga medis di RSUD Soreang. 

"Tenaga medis itu dua orang dokter dan dua orang perawat," kata Yudi, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, semua ASN positif Covid-19 itu sudah mendapatkan perawatan dan melakukan isolasi. Selain itu swab test dan tracing juga sudah dilakukan kepada kontak erat pasien positif tersebut.

Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana membenarkan kabar tersebut. Untuk tenaga medis, dia mengakui mereka sudah menjalani isolasi. 

"Ada yang diisolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Baleensah, ada juga yang isolasi mandiri. Baik pasien yang merupakan pegawai di dinas Kabupaten Bandung," ujarnya.

Grace menambahkan, swab test kepada seluruh pegawai di tiga dinas yang diketahui pegawainya terpapar Covid-19 juga telah dilakukan. Tracing pun juga sudah dilakukan ke kontak erat masing-masing pasien. 

Sementara, poliklinik di RSUD Soreang yang ditangani dokter dan perawat yang positif Covid-19 itu juga sudah ditutup sementara waktu. Penutupan dilakukan hingga hasil tracing selesai hingga hasil swab test keempat orang tersebut negatif.

Sedangkan, Sekretaris Dispakan Kabupaten Bandung Atep Dedi Kurnia mengaku jika kantornya ditutup sejak 23 Juli 2020 menyusul adanya salah seorang pegawai yang positif Covid-19.

Menurutnya, saat ini pegawai Dispakan Kabupaten Bandung sudah negatif Covid-19 setelah hasil swab test ketiga keluar. Sehingga, kantor akan dibuka kembali pada Senin 3 Agustus 2020. 

"Sementara kantor kemarin ditutup, pegawai tetap bekerja dari rumah," katanya. (Dani R Nugraha)