THM Kemang Didenda Rp10-12 Juta 

THM Kemang Didenda Rp10-12 Juta 
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Kemang - Para pemilik tmpat hiburan malam (THM) tak berizin di wilayah Kecamatan Kemang diberikan sanksi denda sebesar Rp10-12 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibinong.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Asep Rodhollah mengatakan, pihaknya membawa para pemilik THM  ke ranah hukum karena hal ini demi mendapatkan kepastian hukum. Selain itu, diharapkan ada efek jera dan memberikan pendapatan asli daerah (PAD) karena dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) mereka akan dikenakan sanksi denda.

"Dari 11 pemilik THM hanya 2 orang yang hadir dalam sidang Tipiring di PN Cibinong. Dua orang pemilik THM yang hadir dikenai sanksi denda Rp10 juta, sementara 9 orang pemilik THM yang tidak hadir secara verstek diberikan sanksi denda Rp12 juta atau kurungan penjara selama 10 hari oleh majelis hakim," kata Agus kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Dia menjelaskan, jika setelah diberikan waktu untuk mendapatkan perijinan para pemilik THM ini tetap tidak berijin, maka jajarannya akan membongkar paksa bangunannya.

"Kami akan bongkar paksa bangunan THM yang tidak berijin, namun sebelumnya kita berikan dahulu surat peringatan 1, 2 dan juga waktu untuk mendapatkan perijinan bangunan ataupun usahanya," terangnya.

Agus menuturkan operasi THM atau nongol babat (Nobat) ini akan dilakukan di setiap penjuru Bumi Tegar Beriman. Dia memaparkan, jajarannya sudah memetakan wilayah yang ada THM, arena bernyanyi atau sejenis.

"Kami terus lakukan operasi Nobat di THM atau arena bernyanyi, apalagi kami sudah melakukan pemetaan. Satpol PP ingin mewujudkan visi Bupati-Wakil Bupati Bogor yaitu Maju, Nyaman dan Bekeradaban," tutur Agus.

Selain THM, Satpol PP Kabupaten Bogor sebelumnya juga menertibkan tempat pijat refleksi yang diduga digunakan sebagai tempat praktek mesum oleh pasangan bukan suami istri.

"Tujuh tempat pijat refleksi yang beberapa waktu lalu kami tertibkan itu terbukti melanggar  Perda Nomor 35 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 40 Tahun 2020 tentang PSBB Transisi, dari ancaman sanksi denda maksimal Rp50 juta mereka hanya sanggup membayar Rp1 juta. Uang tersebut sudah kami setor ke kas daerah," tukas Kasi Penegakan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Budhi. (Reza Zurifwan)