Gedung Sate Ditutup, PNS Jalankan WFH

Gedung Sate Ditutup, PNS Jalankan WFH
net

INILAH, Bandung - Pegawai negeri sipil (PNS) dan non-PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat diperintahkan untuk melalukan work from home (WFH). Itu menyusul penutupan Gedung Sate pada 30 Juli-14 Agustus 2020 mendatang.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800/117/UM tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, Kamis (30/7/2020).

Dalam surat tersebut tertulis, hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 800/111/BKD tentang Penyesuaian Kegiatan dan Sistem Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) di wilayah Provinsi Jawa Barat, dan berdasarkan perkembangan situasi pandemi Covid-19 di lingkungan Sekretariat Daerah.

Berdasarkan hal tersebut, dinilai perlu dilakukan penyesuaian kembali kegiatan dan sistem kerja bagi PNS di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, di antaranya seluruh PNS dan non PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat pun diperintahkan untuk melakukan WFH.

Seluruh PNS wajib melaporkan aktivitas kinerja dan kehadiran melalui TRK dan K-Mob, sebagai dasar perhitungan dan pemberian TPP.

Poin ketiga surat tersebut menyatakan masjid, command center, museum, kantin, dan area publik Gedung Sate ditutup. Surat Edaran ini berlaku mulai 30 Juli 2020 sampai dengan 14 Agustus 2020.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jawa Barat Hermansyah membenarkan adanya surat edaran tersebut.

"Muhun kang, edaran itu benar. WFH sebagian. Diupayakan sedikit mungkin yang berada di Gedung Sate," katanya melalui ponsel, Kamis (30/7/2020).

Sebelumnya, ratusan aparatur sipil negara (ASN) di Gedung Sate menjalani swab test Covid-19, Senin (27/7/2020). (Rianto Nurdiansyah)