Unik, Polisi Majalengka Berubah Jadi Wayang untuk Bagikan Masker

Unik, Polisi Majalengka Berubah Jadi Wayang untuk Bagikan Masker
Antara Foto

 INILAH, Majalengka- Anggota Polres Majalengka, Jawa Barat, menggunakan kostum tokoh wayang saat membagikan masker gratis dan juga sosialisasi, agar warga disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

"Kita membagikan masker kepada warga dengan menggunakan kostum pandawa lima, ini merupakan kearifan lokal budaya Jawa Barat," kata Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso di Majalengka, Kamis (30/7/2020).

Bismo mengatakan aksi kreatif dengan menampilkan kearifan lokal budaya Jawa Barat tersebut, untuk mensosialisasikan pencegahan COVID-19 kepada masyarakat.

Pembagian masker juga masih dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2020 yang berlangsung selama 14 hari ke depan, terhitung sejak tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Lewat aksi tersebut, dia berharap dapat menggugah kesadaran masyarakat terutama yang beraktivitas di luar rumah, agar selalu mengenakan masker, menjaga jarak serta rajin cuci tangan pakai sabun maupun mematuhi imbauan pemerintah.

"Kita juga pilih sosialisasi di pasar, karena pasar merupakan tempat aktivitas masyarakat banyak. Jadi dengan adanya sosialisasi menggunakan tokoh wayang bisa menggugah kesadaran masyarakat," ujarnya.

Bismo menambahkan, selain melakukan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan di area pasar, pihaknya juga sekaligus memberikan edukasi mengenai tertib lalu lintas.

"Operasi Patuh Lodaya 2020 kali ini, memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan kesadaran warga dalam mematuhi semua tata tertib berlalu lintas. Kedua, menekan angka kecelakaan lalu-lintas. Terakhir, mengurangi penyebaran COVID-19," katanya.

Sosialisasi tersebut, dilakukan di area Pasar Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (30/7), di mana sejumlah polisi mengenakan kostum tokoh pewayangan, pandawa lima, seperti, Puntadewa, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa.

Kehadiran petugas berkostum nyentrik dan unik itu, berhasil menyedot perhatian para pengendara dan pedagang serta pembeli di kawasan pasar tersebut.***3***
Pewarta : Khaerul Izan