Umuh Muchtar Pastikan Ghozali Tetap di Persib

Umuh Muchtar Pastikan Ghozali Tetap di Persib
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - PSMS Medan tak main-main untuk bisa mendapatkan gelandang Persib Bandung, Ghozali Siregar. Kali ini, tim berjulukan Ayam Kinantan itu langsung mengirimkan surat resmi untuk bisa mendapatkan pemain bernomor punggung 77 itu. 

Dalam surat tersebut, PSMS berkeinginan merekrut Ghozali Siregar dengan status pinjaman. Setidaknya hingga Liga 2 2020 berakhir. 

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar membenarkan upaya PSMS Medan tersebut. Namun pria yang akrab disapa Pak Haji ini memastikan Ghozali akan tetap di Persib. 

"Pak Julius Raja (Sekretaris PSMS) telepon saya 4 hari lalu menanyakan masalah Ghozali. Saya langsung jawab, sepertinya Ghozali tidak mungkin dikeluarkan karena Ghozali sudah menjadi ikon di Jawa Barat," kata Umuh. 

Dengan pernyataan itu, Umuh memastikan PSMS Medan tidak akan lagi mendekati Ghozali. Bahkan kata dia, PSMS Medan sudah berhenti mengincar pemain asal Dolok, Sumatera Utara itu. 

"Alhamdulillah sudah clear. Dia (Julius Raja) tidak memaksa dan baik baik," tuturnya. 

Umuh mengatakan Ghozali masih dibutuhkan Persib meski dibawah besutan Robert Rene Alberts, pemain yang akrab disapa Gozo itu kurang mendapatkan menit bermain.

Bahkan di tiga pertandingan awal di Liga 1 2020, Ghozali tidak mendapatkan jatah bermain dan tidak masuk dalam starting lineup pemain Persib Bandung. 

"Ghozali kan ikon untuk di Persib, main masih bagus. Kalau untuk pribadi saya, ya sangat butuh semacam Ghozali," kata Umuh.

Sebelumnya, Ghozali mengaku sudah dihubungi PSMS Medan. Namun Gozo komunikasi itu hanya sebatas silaturahmi. 

"Cuma ditelepon, dihubungi biasa saja. Ya lagian gak ada sampai ini (komunikasi lebih lanjut), cuma ditanya-tanya ini itu aja. Kan situasinya juga lagi kaya gini sekarang (pandemi virus Corona) masih menunggu semuanya pasti di Bandung," ujar Ghozali.

Meski demikian, Ghozali memastikan bahwa Persib menjadi proritas utama. Masih terikat kontrak menjadi alasannya. 

"Memang ada komunikasi, tapi prioritas masih di Persib. Apalagi situasinya masih seperti ini (pandemi Covid-19), jadi kita tidak ada yang tahu," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)