370 Anggota Satpol PP Bogor Tes Urine, Ini Sanksinya

370 Anggota Satpol PP Bogor Tes Urine, Ini Sanksinya

INILAH, Cibinong – Sebanyak 370 orang, mulai kepala hingga anggota Satpol PP Kabupaten Bogor menjalani tes urine. Hal itu dilakukan agar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor bisa mendeteksi penyalahguna maupun peredaran narkotika.

“Selain mendeteksi penyalah guna maupun peredaran narkotika, tes urine ini juga untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa para penegak peraturan daerah bahwa kita bersih dari zat haram tersebut,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Mantan Kabid Penegakan Perundang-undangan ini menerangkan kepada personil Satpol PP yang terbukti menggunakan narkotika maka akan dikenakan pembinaan hingga sanksi tegas.

“Bagi personil Satpol PP yang hasil tes urinenya mengandung narkotika maka apabila ia aparatur sipil negara (ASN) maka kita akan lakukan lapor ke Bupati Bogor untuk direhabilitasi maupun pembinaan. Bagi bantuan polisi pamong praja karena sudah tanda tangan kontrak kerja maka akan kami putus kontrak kerjanya,” terangnya.

Agus berharap seluruh personil Satpol PP Kabupaten Bogor disiplin dalam menjaga kesehatan dan menjadikan narkotika sebagai musuh kita bersama, hingga tidak ada ruang untuk peredaran narkotika.

“Tes urine ini akan kami gelar secara rutin atau berkala hingga saya minta para personil Satpol PP untuk menjaga kesehatannya dengan tidak menggunakan narkotika," harap Agus. (reza zurifwan)