Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi, Purwakarta Terbantu DID dari Negara

Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi, Purwakarta Terbantu DID dari Negara
net

INILAH, Purwakarta – Pemerintahan Kabupaten Purwakarta sejauh ini dianggap telah bekerja dengan baik. Salah satunya terkait pengelolaan keuangan daerahnya. Wajar saja, jika pemerintah pusat kerap mengganjar daerah ini dengan sebuah penghargaan.

Kabar menggembirakan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Purwakarta Norman Nugraha berbangga hati karena untuk yang kelima kalinya Pemkab Purwakarta mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). 

Saat ini, Norman kembali merasakan hal sama. Mengingat, pemerintah pusat kembali memberikan apresiasi kepada Pemkab Purwakarta. Kali ini, berupa Dana Insentif Daerah (DID) tambahan. Anggaran dari bantuan pusat ini difokuskan untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, kita menjadi salah satu dari 17 kabupaten/kota di Jabar yang mendapat reward tersebut,” ujar Norman saat berbincang dengan INILAH di ruangannya, Selasa (4/8/2020).

Tambahan DID untuk daerahnya ini, kata Norman, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 87 tentang pengelolaan dana insentif daerah tambahan 2020. Adapun besaran anggaran DID tambahan yang diterima Purwakarta sebesar Rp11,9 miliar.

“DID yang kita terima sebelumnya, itu di angka Rp54 miliar. Di tahun ini, ada penambahan Rp11,9 miliar. Dengan begitu, total DID yang kita terima dari negara sekitar Rp65,9 miliar,” jelasnya.

Terkait pemanfaatan, dia menegaskan dana itu fokus digunakan untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi yang membuat lesu perekonomian. Misalnya, pemulihan ekonomi di sektor UMKM, perdagang, pariwisata, serta sektor kesehatan. (Asep Mulyana)