QRIS Mudahkan Pembayaran PBB di Masa Pandemi Covid-19

QRIS Mudahkan Pembayaran PBB di Masa Pandemi Covid-19
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Untuk memudahkan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Cabang Kota Bogor berkolaborasi dengan Pemkot Bogor meluncurkan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, ke depan keberadaan QRIS ini akan dikembangkan untuk pembayaran pajak-pajak lainnya agar lebih mempermudah wajib pajak (WP). Dia menuturkan, semuanya harus dipercepat sekarang dengan kreasi inovasi dan kolaborasi. QRIS ini diakuinya merupakan contoh kolaborasi antara Pemkot Bogor, BJB, dan Bank Indonesia (BI) agar pemulihan ekonomi segera tercapai.

"Tadi juga ada pembicaraan bagaimana membangun sistem yang lebih update terkait dengan transparansi pajak. Jadi ada sistem yang sama-sama kami bangun. Ini ada generasi baru, akan kami sempurnakan lagi sehingga lebih bisa menggenjot pajaknya, monitor lagi transparansinya dan kami bisa membaca tren konsumen," kata Bima usai peluncuran QRIS di halam kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya, pembayaran PBB dengan sistem kemudahan program diskon hingga saat ini mencapai Rp72 miliar dari target Rp78 miliar.

"Dengan semakin ada kemudahan ini, kami optimistis QRIS mampu menarik serta memudahkan para wajib pajak," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divis Hubungan Kelembagaan BJB Isa Anwari mengatakan pelayanan tersebut relatif memudahkan para wajib pajak. Setiap pembayaran PBB kini hanya memindai QR code yang secara langsung terhubung secara sistemis.

"Jadi, QRIS ini sangat memudahkan masyarakat dalam membayar pajak. Teknisnya sudah bisa jalan hari ini, ini layanan pertama BJB pembayaran pajak PBB via QRIS. Ke depan, kami akan kembangkan pembayaran pajak PKB menggunakan ini juga," kata Isa.

Sedangkan, Kepala Cabang Bogor BJB R Lina Risnaeni Ahmad menyebutkan keberadaan QRIS itu sesuai dengan visi pihaknya yang mengedepankan digitalisasi. (Rizki Mauludi)