Satpol PP Bogor Perintahkan Pulangkan Terapis Bahenol ke Cianjur, Jateng, dan Jatim

Satpol PP Bogor Perintahkan Pulangkan Terapis Bahenol ke Cianjur, Jateng, dan Jatim

INILAH, Babakan Madang – Dua instruksi dilemparkan petugas Satpol PP Kabupaten Bogor terhadap pemilik panti pijak di Komplek Pertokoan Sentul City, Babakan Madang.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Kamis (6/8/2020) menyebutkan selain memerintahkan penutupan panti pijat, pihaknya juga meminta pengelola dan pemilik memulangkan terapis wanita ke daerah atau domisilinya masing-masing.

Para terapis yang bahenol-bahenol itu terlihat kaget ketika Rabu (5/8) malam, petugas Satpol PP mendatangi tempat kerja mereka. Lebih kaget lagi karena sesungguhnya belum ada izin buka bagi panti pijat.

“Puluhan terapis wanita asal Kabupaten Cianjur maupun daerah lainnya di Provinsi Jawa Tengah maupun Jawa Timur kami perintahkan untuk dipulangkan ke daerah asalnya. Tapi, sebelum itu kami juga melakukan pendataan,” tutur Agus.

Razia pekat panti pijat ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Satpol PP setelah sebelumnya Rabu (15/7) lalu. Bulan lalu, hasil dari razia itu tujuh panti pijat diberikan sanksi denda Rp1 juta berdasarkan Perda nomor 35 Tahun 2020 dan Perbup nomor 40 Tahun 2020 tentang PSBB Transisi.

Sedangkan pada Rabu (5/8) malam, Satpol PP merazia 12 panti pijak di Komplek Pertokoan Sentul City. Karena terbukti melanggar aturan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 42 Tahun 2020 dan aturan lainnya, panti pijat yang menyediakan terapis wanita ini pun langsung diperintahkan tutup. (reza zurifwan)